Konjungtivitis Dan Cara Mengatasinya

Konjungtivitis Dan Cara Mengatasinya

 

Konjungtivitis adalah suatu peradangan atau infeksi selaput transparan yang berada di permukaan dalam kelopak mata dan yang mengelilingi bola mata bagian luar. Bila pembuluh darah halus yang berada dalam konjunctiva meradang, maka pembuluh darah ini akan nampak. Itulah sebabnya mengapa bola mata yang berwarna putih menunjukkan warna merah (mata merah).

Konjungtivitis Dan Cara Mengatasinya

Konjungtivitis Dan Cara Mengatasinya

Meskipun mata merah ini mengalami iritasi, hal ini jarang mempengaruhi penglihatan. Pengobatan yang diberikan dapat menghilangkan rasa tidak nyaman pada mata merah ini. Oleh karena mata merah ini dapat menular kepada mata orang lain, maka diagnosis dini dan pengobatan dapat mengurangi penyebaran mata merah. Mata merah dapat disebabkan oleh adanya infeksi dengan virus, bakteri, zat kimia, benda asing atau reaksi alergi. Orang yang memakai lensa kontak harus berhenti memakainya segera setelah menunjukkan gejala awal mata merah ini.

Gejala Konjungtivitis

Gejala konjungtivitis awalnya hanya menjangkiti satu mata, namun biasanya setelah beberapa jam akan menjangkiti kedua mata. Konjungtivitis memiliki gejala yang umum terjadi seperti berikut ini:

  • Kelenjar menjadi terlalu aktif akibat peradangan, menyebabkan konjungtiva yang terdiri dari kelenjar-kelenjar kecil menghasilkan cairan lebih banyak dari biasanya, dan membuat mata menjadi berair.
  • Pembuluh darah kecil yang ada di dalam konjungtiva menjadi lebar dan menyebabkan terjadinya peradangan, serta membuat mata menjadi berwarna kemerahan.

Selain beberapa gejala konjungtivitis yang umum terjadi seperti disebutkan di atas, gejala konjungtivitis yang muncul juga tergantung pada penyebabnya.

Cara Mengatasi Konjungtivitis

Meskipun penyakit mata merah bukan termasuk berbahaya, namun menyepelekan penyakit mata merah adalah sikap yang sangat gegabah. Karena jika dibiarkan dan tidak ditangani secara proporsional maka akan menyebabkan peradangan pada kornea mata sehingga penyembuhannya akan memakan waktu lama. Untuk itu, bila gejala mata merah  mulai timbul, segeralah ke dokter agar mendapat penanganan yang tepat. Apabila penyebab dari penyakit mata merah adalah bakteri, biasanya sang dokter akan memberikan obat antibiotik seperti obat tetes mata untuk penderita anak – anak maupun dewasa. Tetapi jika penderitanya masih bayi, maka biasanya dokter akan memberikan salep untuk mengatasi penyakit mata merah tersebut. Sedangkan jika virus sebagai penyebab timbulnya mata merah, maka penyakit ini tidak bisa disembuhkan dengan antibiotik, bahkan belum ada obat penyembuhnya. Biasanya penderita akan mengalami infeksi sekitar kurang lebih satu hingga dua minggu, kemudian berangsur – angsur sembuh dengan sendirinya.

Seseorang yang menderita mata merah perlu memperhatikan serta menjaga kondisinya agar tidak memperparah penyakitnya sehingga mengakibatkan lamanya proses penyembuhan. Berikut langkah – langkah yang harus diperhatikan agar mata merah  yang dideritanya tidak meluas serta agar lebih efektif dalam masa pemulihannya :

  • Apabila seseorang mengalami sakit mata merah, usahakanlah tetap birdiam diri di rumah, banyak istirahat serta jangan dulu beraktifitas agar tidak menularkan penyakitnya kepada orang lain.
  • Lakukanlah pengompresan pada mata yang terkena mata merah tersebut dengan menggunakan air dingin atau bongkahan es batu agar dapat meredakan pembengkakan mata
  • Sedangkan untuk mengurangi rasa gatal pada mata, bisa dengan memercikkan air hangat pada mata merah tersebut, serta jangan digaruk atau dikucek.
  • Cairan yang biasanya keluar dari mata bisa dilap atau dibersihkan dengan lap hangat atau orang tua bisa saja membersihkannya dengan menggunakan kapas serta air hangat, jika penderitanya masih anak – anak.
  • Segera gunakan salep antibiotik apabila penyakit mata merah (konjungtivitis) tersebut penyebabnya adalah bakteri.
  • Untuk mencegah iritasi lebih parah, bersihkan terlebih dahulu tangan yang akan digunakan untuk meneteskan obat tetes mata maupun salep antibiotik.
  • Hindari penggunaan obat tetes mata atau salep secara bersamaan.

Bagi orang lain, usahakanlah jangan dulu melakukan kontak langsung dengan penderita mata merah baik menyentuhnya secara langsung maupun meminjam barang – barang bekas dipakai penderita, agar tidak tertular penyakit konjungtivitis.

Konjungtivitis Dan Cara Mengatasinya

This entry was posted in Uncategorized and tagged , , , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*