Ciri Mata Minus Pada Anak

Ciri Mata Minus Pada Anak

 

Ciri Mata Minus Pada Anak, Mata minus (miopia) merupakan masalah mata yang paling umum. Mata minus ini mudah dikoreksi dengan penggunaan kacamata atau lensa kontak. Namun ada mitos yang menyebutkan penggunaan kacamata pada anak bisa membuat minus bertambah.

Ciri Mata Minus Pada Anak

Ciri Mata Minus Pada Anak

Menurut spesialis mata dari salah satu klinik mata di Jakarta, rabun jauh yang dialami oleh anak berusia kurang dari 20 tahun memang bisa bertambah, namun hal itu bukan karena pemakaian kacamata. Mata minus pada anak memang bisa bertambah karena perubahan panjang bola mata yang menyebabkan mata minus tersebut meningkat.

Rabun jauh terjadi karena bola mata lebih panjang dari normal sehingga cahaya yang dibiaskan kornea dan lensa mata jatuh di depan lensa. Seiring pertambahan usia anak, panjang bola mata juga akan menyesuaikan dengan pertumbuhan anak sehingga minus pada mata betambah. Biasanya minus pada mata anak cenderung stabil saat anak memasuki usia dewasa.

Ciri Mata Minus Pada Anak

Jika kelainan pada mata terjadi pada orang dewasa pasti dengan sendirinya kita akan merasakan ketidaknyamanan dan lebih lanjut dengan sadar akan periksa ke dokter. Lalu bagaimana jika itu terjadi pada anak-anak? Mungkin mereka hanya akan mengeluh atau malah tidak langsung menyadari. Nah, tugas orang tua lah yang harus waspada pada tanda-tanda awal kerusakan pada mata. Berikut adalah ciri mata minus pada anak yng harus para orang ketahui dan waspadi, antara lain :

  1. Anak sering memicingkan mata atau memiringkan kepala atau sering berkedip-kedip saat melihat objek benda, padahal jaraknya tidak terlalu jauh.
  2. Tiba-tiba prestasi belajarnya menurun. Ini adalah salah satu ciri mata minus pada anak.
  3. Sering mengeluh pusing. Ciri mata minus pada anak ini sering dirasakan anak-anak yang menderita mata minus.
  4. Ketika membaca dalam jangka waktu lama, tiba-tiba keluar air, seperti air mata. Ciri mata minus pada anak seperti ini sebenarnya akan sangat mengganggu, sebaiknya segera periksakan mata anak anda ke dokter.
  5. Dia tidak bisa melihat tulisan di papan tulis dengan jelas. Ciri mata minus pada anak seperti ini terkadang sering diabaikan oleh anak-anak. Terkadang anak hanya menganggap gngguan mata biasa. Disini peran orangtua sangat berpengaruh. Oleh karena itu, orang tua harus lebih cepat tanggap dan waspada terhadap ciri mata minus pada anak.

Jika Anda menemukan ciri mata minus pada anak di atas, sebaiknya segera ajak anak untuk memeriksakan mata ke dokter. Bila memang ia terbukti menderita rabun jauh, jangan tunda untuk memberinya kacamata. Kacamata akan membuatnya lebih nyaman saat melihat. Pilihkan kacamata dengan bingkai yang ringan dan berlensa plastik, agar ia tidak terbebani dengan kacamatanya.

Cara Mencegah Agar Mata Minus Pada Anak

Mencegah lebih baik daripada mengobati kata bijak ini tentu sering kita dengar. Ada baiknya kita menerapkan kata bijak itu dalam keseharian kita agar kita terhindar dari penykit serta terhindar dari mata minus. Berikut ini adalah cara mencegah mata minus pada anak agar tidak bertambah, antara lain :

  • Menjaga jarak baca 40-45 cm pada buku dan jarak pandang 60 cm pada layar komputer.
  • Pastikan anak memakai kacamatanya secara rutin.
  • Makan makanan yang cukup gizi untuk kesehatan mata.
  • Perhatikan sistem pencahayaan saat anak beraktivitas seperti membaca dan menonton TV.
  • Tiap kali membaca buku, selingi dengan melihat hal yang ada di sekitar sebelum membaca lebih lanjut lagi.
  • Pemeriksaan rutin.

Untuk meningkatkan kesehatan mata dan untuk mencegah mata minus, sebaiknya sering mengasup makanan yang mengandung antioksidan untuk memperbaiki kerusakan pada jaringan mata. Yang juga tak kalah penting adalah beristirahat, termasuk mengurangi paparan pemakaian gadget.

Ciri Mata Minus Pada Anak

This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*