8 Penyakit Mata Yang Disebabkan Oleh Bakteri

8 Penyakit Mata Yang Disebabkan Oleh Bakteri

 

8 Penyakit Mata Yang Disebabkan Oleh Bakteri — Penyakit mata sangat beragam dan tidak semuanya dapat menular. Jika penyakit mata disebabkan virus atau bakteri maka bisa menular, sedangkan jika penyebabnya alergi tidak akan menular. Cara penanganan dan pencegahan macam-macam penyakit mata ini pun berbeda, tergantung penyebabnya.

Nahh, kali ini kami akan membahas mengenai penyakit mata yang disebabkan oleh bakteri. Apa saja jenis penyakit mata yang disebabkan oleh bakteri ?? Berikut ulasannya :

  1. Blefaritis

Peradangan yang terjadi pada kelopak mata akibat produksi minyak berlebihan dan berasal dari lapisan mata. Memiliki gejala berupa mata merah, panas, nyeri, gatal, berarti, terdapat luka di bagian kelopak mata dan membengkak, bahkan rontoknya bulu mata. Blefaritis terbagi dua jenis, yaitu blefaritis anterior (peradangan mata bagian luap depan yaitu di melekatnya bulu mata, disebabkan bakteri stafilokukus). Dan blefaritis posterior (peradangan di kelopak mata bagian dalam, bagian kelopak mata dan bersentuhan dengan mata, disebabkan adanya kelainan pada kelenjar minyak).

Untuk menangani penyakit ini, rajinlah membersihkan sekitar kelopak mata untuk menghilangkan kelebihan minyak dengan menggunakan pembersih khusus. Salep antibiotika untuk membunuh bakteri.

  1. Hordeolum

8 Penyakit Mata Yang Disebabkan Oleh Bakteri

Hordeolum

Bintitan atau timbilan dikenal dalam istilah medis sebagai hordeolum. Hordeolum merupakan infeksi ringan pada kelenjar yang terletak di kelopak mata. Ciri infeksinya adalah benjolan merah pada kelopak mata (mirip jerawat) yang biasanya menimbulkan rasa sakit. Ada dua jenis hordeolum:

  • Hordeoulum internal (interna) – infeksi terjadi di dalam garis bulu mata
  • Hordeolum eksternal (eksterna) – infeksi terjadi di luar garis bulu mata.

Hordeolum disebabkan karena penyumbatan pada kelenjar minyak yang terletak di sepanjang tepi kelopak mata. Kelanjar ini menghasilkan minyak, dan penyumbatan akan memblokir kelancaran drainase kelenjar. Jika terdapat bakteri yang terjebak di dalam kelenjar, maka akan terjadi infeksi, lalu bernanah dan menyebabkan kemerahan dan peradangan.

Sekitar 90 persen lebih kasus hordeolum disebabkan oleh bakteri Staphylococcus aureus atau “Staph“. Hordeolum dapat muncul di dua lokasi mata dalam satu waktu dan sangat mungkin untuk kambuh kembali.

  1. Keratitis Bakteri

Keratitis adalah peradangan lapisan kornea. Gejala keratitis bakteri yang timbul adalah mata merah yang terasa sakit, berat, dan mengeluarkan cairan lengket (belekan) sehingga terkesan kotor. Setiap bangun tidur pagi penderita akan mengeluhkan kelopak mata yang sulit terbuka.

Agen bakteri penyebabnya bermacam-macam, dari Staphylococcus, Pseudomonas, Haemophilus, Streptococcus, dan golongan Enterobacteriacea. Pemicu infeksi ini adalah higienitas yang kurang terjaga, trauma seperti masuknya benda asing, dan pemakaian contact lens berkepanjangan dan kurang dijaganya kebersihan dari contact lens tersebut.

  1. Ulkus Kornea (UK)

Infeksi pada kornea bagian luar dan biasanya terjadi akibat jamur, virus, protozoa, atau beberapa jenis bakteri seperti stafilokokus, pseudomonas atau pneumokukus. Awalnya bisa karena kelilipan atau tertusuk benda asing. Penyakit ini bisa terjadi di seluruh permukaan kornea sampai bagian dalam dan belakang kornea. Ketika penyakit ini memburuk dapat menyebabkan komplikasi infeksi di bagian kornea yang lebih dalam, perforasi kornea (terjadi lubang), kelainan letak iris (Selaput pelangi) dan kerusakan mata. Memiliki gejala mata merah, gatal, berair, nyeri, muncul kotoran mata, peka pada cahaya, terdapat bintik nanah warna kuning keputihan pada bagian kornea, dan gangguan penglihatan.

  1. Endoftalmitis

Endoftalmitis

Endoftalmitis juga merupakan peradangan yang terjadi di dalam bola mata, namun lebih luas dan lebih berat dibandingkan dengan uveitis. Selain itu, endoftalmitis juga merupakan peradangan yang supuratif (menghasilkan nanah), terjadi baik di segmen depan ataupun belakang bola mata.

Penyebab endoftalmitis adalah bakteri atau jamur, didapatkan dari luar (eksogen) maupun dari dalam (endogen). Pada endoftalmitis eksogen, biasanya merupakan komplikasi dari keratitis dan ulkus kornea, sehingga patogen masuk hingga menembus kedalam bola mata. Sedangkan pada endoftalmitis endogen, bakteri atau jamur berasal dari dalam darah, yang bersirkulasi hingga sampai ke pembuluh darah dalam mata dan menyebabkan infeksi berat. Hal ini dapat terjadi apabila penderita sudah mengalami ‘sepsis’.

  1. Mata Belekan

Belekan biasanya terjadi pada anak-anak dan bayi, hal ini karena masih rentan terhadap infeksi dan terkena virus. Biasanya disebabkan oleh infeksi bakteri atau virus yang menyebabkan mata mengeluarkan kotoran yang cukup banyak dan sulit berhenti. Biasanya bulu mata akan menempel dan sulit untuk di buka karena adanya tahi mata yang terlalu banyak.

Untuk mengatasi belekan terutama pada anak anak biasanya hindari dari kontak langsung terhadap lingkungan berdebu. Selain itu hindari makanan yang dapat menyebabkan panas dalam seperti cokelat dan gorengan. Jika tidak kunjung sembuh dalam 5 hari anda dapat membawanya ke dokter terkait.

  1. Konjungtivitis

Merupakan penyakit mata akibat iritasi atau peradangan akibat infeksi di bagian selaput yang melapisi mata. Gejalanya mata memerah, berarir, terasa nyeri, gatal, penglihatan kabur, dan keluar kotoran. Penyakit ini mudah menular dan bisa berlangsung berbulan-bulan. Beberapa faktor menjadi penyebabnya, seperti infeksi virus atau bakteri, alergi (debu, serbuk, angin, bulu atau asap), pemakaian lensa kontak dalam jangka waktu panjang dan kurang bersih. Bayi pun bisa mengalami sakit mata, hanya penyebabnya berbeda yaitu karena infeksi ketika melewati jalan lahir. Pada bayi, penyakit ini disebut konjungtivitis gonokokal dan umumnya mata bayi baru lahir akan ditetesi obat mata atau salep antibiotika untuk mematikan bakteri penyebabnya. Jika Anda atau keluarga mengalami penyakit ini, lakukan penanganannya dengan cara berikut: Kompres mata dengan air hangat Gunakan obat tetes mata atau salep antibiotika seseui resep dokter. Bersihkan tangan sebelum mengoleskan salep agar iritasi tidak tambah parah. Cegah penularan penyakit ke orang lain dengan memisahkan alat-alat yang digunakan oleh Anda dan orang-orang.

  1. Trakoma

Infeksi pada mata yang disebabkan bakteri Chlamydia trachomatis yang berkembang biak di lingkungan kotor atau bersanitasi buruk serta bisa menular. Penyakit ini sering menyerang anak-anak, khususnya di negara berkembang. Memiliki gejala : mata memerah, mengeluarkan kotoran, pembengkakan kelopak mata dan kelenjar getah bening dan kornea terlihat keruh.

Itulah 8 Penyakit Mata Yang Disebabkan Oleh Bakteri. Jagalah selalu kebersihan dan kesehatan mata Anda. Semoga bermanfaat ^^

8 Penyakit Mata Yang Disebabkan Oleh Bakteri

This entry was posted in Uncategorized and tagged , , , , , , , , , , , , , , , , , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*