MATA SILINDER, APAKAH ITU ?

MATA SILINDER, APAKAH ITU ?

MATA SILINDER – mata silinder atau disebut juga astigmatic-eye adalah keadaan mata dimana kelengkungan kornea/ lensa tidak sama di meridian horizontal atau/dan di meridian vertical. Atau lebih simple-nya, mata silinder sulit memfokuskan objek, sehingga seperti melihat ada bayangan pada objek tersebut, atau melihat objek mirip tapi tidak sama.

Mata SilinderMisalnya:
Seperti huruf: o , c , d , g.
Seperti angka: 3 , 8 , 6 , 0.
Biasanya mata silinder terjadi karena lengkung datar kornea dan lengkung tegak kornea tidak simetris. Keadaaan ini bisa dianalogikan dengan lengkungan pada sendok. Pada satu sisi ada yang landai sedangkan sisi lainnya terjal. Jika sistem optik atau suatu lensa terlalu melengkung/ terjal, maka cahaya yang terbias melalui retina menjadi terlalu dekat. Sedangkan lengkung yang landai membuat fokusnya jadi terlalu jauh. Akhirnya, imej atau citraan yang jatuh jadi terpecah dua.
Idealnya, mata kita berbentuk bulat seperti bola sepak, sehingga semua sinar yang dibiaskan dari suatu object yang masuk ke dalam mata kita akan bertemu di satu titik retina. Kasus astigmatisme banyak dijumpai pada orang asia.
Kelainan ini tidak hanya meliputi masalah bagaimana fokus bayangan dibentuk, karena fokus benda yang dilihat terpecah menjadi dua bayangan.
Tapi terminologi mata silinder ternyata tidak tepat, karena sebenarnya bukan mata-nya yang silinder tapi lensa yang fungsinya mengoreksi keadaan mat silinder itulah yang bersifat silinder. Jadi, yang ada “lensa silinder” bukan mata silinder.
Apa yang menyebabkan mata silinder ?
Mata silinder terjadi karena kelainan refraksi pada permukaan kornea mata. Kelainan mata silinder yang kecil akan mengakibatkan gangguan ketajaman penglihatan yang ringan, tapi bisa menyebabkan sakit kepala, ketegangan pada mata dan kelelahan.
Pada kelainan mata silinder, bola mata berbentuk ellips atau lonjong, seperti bola rugby, sehingga sinar yang masuk ke dalam mata tidak akan bertemu di satu titik retina. Sinar akan dibiaskan tersebar di retina. Hal ini akan menyebabkan pkamungan menjadi kabur, tidak jelas, berbayang, baik pada saat untuk melihat jarak jauh ataupun dekat.
Mata silinder umumnya diturunkan dan sering muncul sejak anak. Selain itu, mata silinder juga bisa disebabkan oleh tekanan yang berlebihan pada kornea, kebiasaan membaca yang buruk dan kebiasaan menggunakan mata untuk melihat objek yang terlalu dekat.
PENYEBAB MATA SILINDER
Berikut ini adalah beberapa faktor penyebab mata silinder antara lain :
1. Faktor keturunan atau genetika. Faktor keturunan selalu menjadi salah satu penyebab utama timbulnya suatu jenis penyakit, semisalnya mata silinder ini, penderita mata silinder memiliki kemungkinan adanya faktor keturunan dari salah anggota keluarga yang mungkin pernah atau menggunakan kacamata silinder. Namun pada umumnya besarnya turunan mata silinder besar adalah diatas 1,5 diopter ( 1,5 cm ).
2. Radiasi cahaya. Mata sering digunakan lebih dari kemampuannya, sehingga anda memaksa mata untuk tetap aktif melihat padahal mata anda telah memberi suatu respon untuk beristirahat. Kebiasaan buruk yang sering dilakukan dapat menjadi penyebab awal mata silinder, yakni radiasi cahaya yang ditimbulkan dari sinar radiasi TV, cahaya monitor komputer yang tidak dilindungi filter pelindung monitor, membaca dalam pencahayaan yang kurang atau pencahayaan yang lebih, membaca sambil tiduran, waktu istirahat yang kurang, sering begadang dan sebagainya.
3. Terkena penyakit mata tertentu, misalnya : Keratoconus / kornea yang membentuk kerucut, Ptosis atau kelopak mata yang menggantung atau kesulitan untuk membuka salah satu kelopak mata, Sering bisulan di sekitar area kelopak mata, Pasca operasi mata, dan Pasca trauma dari suatu kecelakaan yang mengenai mata.
4. Kekurangan asupan vitamin penting. Vitamin sangat dibutuhkan oleh tubuh terutama mata, karena mata merupakan salah satu indera tubuh yang sangat penting dalam kehidupan manusia. Asupan nutrisi, protein dan lemak penting bagi kornea mata anda. Karena kornea dan lensa mata memiliki peranan penting dalam penglihatan.

Terimakasih telah membaca artikel mengenai mata silinder. Semoga artikel mata silinder diatas dapat bermanfaat untuk anda

MATA SILINDER, APAKAH ITU ?

 

 

 

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Sakit Mata Menular dan Pencegahannya

Sakit Mata Menular dan Pencegahannya

 

 

Sakit Mata Menular – Dalam cuaca yang tidak menentu, penyakit memang mudah sekali menular. Salah satunya adalah penyakit ‘pink eye’ atau konjungtivitis. Sakit Mata Menular ini, meskipun tidak terlalu serius, tetapi mudah sekali menular.

Konjungtivitis adalah penyakit mata yang disebabkan oleh bakteri atau virus. Keduanya punya potensi untuk menginfeksi mata. Gejala yang muncul pada penderita Sakit Mata Menular ini adalah mata merah, mata gatal, terasa kering, kadang-kadang berair dan mengeluarkan kotoran berwarna putih. Bahkan pada sebagian orang, rasa gatal dan perih tersebut juga bisa memicu sakit kepala, rasa mual hingga muntah dan pandangan menjadi kabur.

Penyebabnya adalah iritasi pada lapisan konjungtiva yaitu yang membatasi kelopak mata dan melindungi permukaan bola mata. Konjungtivitis ini sangat mudah menyebar. Hasilnya, jika ada satu orang yang terjangkiti, maka orang-orang yang ada disekitarnya juga akan terjangkiti. Mudah menyebar dari mata yang sakit ke mata yang tidak sakit. Penderita Sakit Mata Menular ini adalah siapa saja. Orang dewasa dan anak-anak dapat diserang.

Sakit Mata Menular dan Pencegahannya

Sakit Mata Menular dan Pencegahannya

Penularan konjungtivitis ini sangat mudah. Yaitu hanya dengan kontak langsung atau menggunakan barang orang yang terkena konjungtivitis. Misalnya penderita atau seseorang yang memiliki mata merah telah mengusap mata dan menggunakan kran. Kemudian, Anda membuka kran tersebut lalu mengucek atau membasuh mata. Dengan cara tersebut virus dan bakteri tertular dari seseorang ke orang lain. Karena virus dan bakterinya sangat mudah menular sehingga para penderita konjungtivitis disarankan untuk beristirahat di rumah atau tidak melakukan kegiatan di tempat umum, agar tidak menulari orang lain.

PENCEGAHAN SAKIT MATA MENULAR

Sakit Mata Menular ini sebenarnya bisa sembuh dengan sendirinya atau bisa diatasi dengan obat tetes mata biasa. Tetapi, pada beberapa orang, gangguan konjungtivitis justru bisa bertambah parah. Hal itu karena saat mata dalam keadaan gatal, jari-jari justru menguceknya. Padahal jari belum tentu dalam keadaan bersih, bahkan terdapat bakteri atau virus yang memperparah kondisi mata.

Untuk menghindari Sakit Mata Menular ini sebenarnya cukup mudah. Yaitu selalu cuci tangan dengan sabun sebelum mengusap wajah atau mata. Jangan berbagi handuk wajah, riasan mata, kacamata surya atau lap kacamata dengan orang lain. Bagi pengguna lensa kontak, selalu bersihkan secara teratur. Jika pernah terinfeksi mata merah saat menggunakan lensa kontak, langsung ganti dengan yang baru.

Apabila mata merah lebih dari dua hari, disertai rasa perih dan penglihatan menjadi sensitif terhadap cahaya, segera periksa ke dokter mata. Jangan menundanya, agar iritasi tidak semakin parah. Berikut adalah beberapa tips pencegahan sakit mata menular, yaitu :

Sakit Mata Menular dan Pencegahannya

Sakit Mata Menular dan Pencegahannya

  1. Membatasi kontak langsung. Apabila anggota keluarga anda menderita sakit mata menular, sebaiknya hindari bersentuhan langsung dengan balita. Hal ini untuk mengurangi resiko penularan sakit mata.
  2. Hindari kontak dengan benda benda milik penderita. Sakit Mata Menular sangat mudah menular dari penderita ke orang lain, termasuk pada balita. Hindari kontak dengan benda benda milik penderita, salah satu contohnya adalah sapu tangan, kacamata atau handuk. Hal ini berhubungan dengan dengan penyebaran virus dan bakteri yang sangat mudah menyebar dan menempel pada benda-benda yang telah digunakan penderita Sakit Mata Menular.
  3. Jaga kebersihan di tempat umum. Ketika berada di tempat umum, resiko terkena Sakit Mata Menular (Konjungtivis) semakin tinggi.
  4. Hindari cairan yang keluar dari mata Sakit Mata Menular (konjungtivitis). Hindari cairan langsung yang keluar dari penderita (konjungtivitis), para ahli menemukan pengaruh yang sangat besar dari cairan yang keluar dari penderita terhadap penyebaran Sakit Mata menular. Bahkan pada kondisi klimaks, cairan pada mata akan mengering sehingga menyebabkan terjadinya pengerasan kulit di ujung kelopak mata.
  5. Gunakan softlens dengan benar. Gunakan softlens yang bersih dan ikuti aturan penggunaannya.

Sekian beberapa tips pencegahan Sakit Mata Menular (Konjungtivis) yang dapat kami berikan. Semoga beberapa tips pencegahn Sakit Mata Menular (Konjungtivis) diatas dapat bermanfaat untuk anda .. Dan Selamat mencoba . . . :)

Sakit Mata Menular dan Pencegahannya

Posted in Uncategorized | Tagged | Leave a comment

Kebutaan Pada Mata

Kebutaan Pada Mata – Informasi Mengenai Kebutaan

 

 

 

Kebutaan Pada MataKebutaan pada mata tentunya tidak kita inginkan. Karena memang indera penglihatan kita mata sangat bermanfaat dalam kehidupan kita. Baik dalam rangka mencari dan menjemput rejeki maupun dalam kehidupan sehari-hari. Karena memang banyak hal juga yang bisa menjadi penyebab kebutaan mata pada diri kita. Dan kita harus mewaspadai akan tanda gejala kebutaan pada indera penglihatan kita.

Kebutaan Pada Mata merupakan kondisi dimana seseorang mengalami gangguan pada indra pengelihatannya, hal ini bisa meliputi dua hal yaitu berkurangnya ketajaman mata atau tidak dapat meihat objek di sekelilingnya sama sekali. Meskipun pada akhirnya istilah kebutaan pada mata sering digunakan untuk kondisi dimana mata sudah tidak dapat berfungsi lagi baik tanpa atau dengan kacamata.

Jika dilihat dari definisi di atas, kebutaan pada mata memiliki dua jenis yaitu kebutaan parsial dan kebutaan lengkap atau complete blindness. Jenis Kebutaan parsial adalah kondisi dimana mata mengalami penurunan fungsi. Sedangkan Jeni Kebutaan Lengkap atau complete blondness digunakan untuk mata yang sama sekali tidak berfungsi.

PENYEBAB KEBUTAAN PADA MATA

Kebutaan Pada Mata - Informasi Mengenai Kebutaan

Kebutaan Pada Mata – Informasi Mengenai Kebutaan

Banyak hal yang dapat memicu terjadinya kebutaan pada mata. Berikut ini adalah beberapa penyebab kebutaan pada mata yang perlu anda ketahui. Penyebab Kebutaan pada mata tersbut, diantaranya :

  1. Penyakit diabetes
  2. Terpapar zat kimia atau kecelakaan
  3. Kecelakaan atau luka di permukaan mata,
  4. Galukomayang mengacu pada keadaan mata yang menimbulkan kerusakan pada syaraf penglihatan,
  5. Degenerasi makula, merupakan gangguan mata yang secara perlahan dapat menurunkan ketajaman dan penglihatan sentral, sehingga sulit untuk melakukan penglihatan secara detail misalnya membaca dan menulis. Seiring dengan semakin majunya dunia medis, penyakit kebutaan bisa disembuhkan dengan implan steroid, yaitu dengan menyuntikkan obat anti inflamasi di daerah dekat retina. Tetapi biayanya sangat mahal. Berikut beberapa tips supaya terhindar dari kebutaan, seperti: memakai sunglasses supaya terhindar dari pancaran sinar UV, terapkan pola hidup sehat, konsumsi makanan yang banyak mengandung Vitamin A, periksakan mata secara rutin jika telah mencapai usia 35 tahun, lebih berhati-hati dalam memakai lensa kontak.
  6. Katarak, merupakan sebuah kondisi dimana ada kekeruhan pada lensa mata yang bisa terjadi akibat hidrasi lensa atau penambahan cairan dan denaturasi protein lensa. Biasanya kekeruhan menyerang kedua mata serta berjalan progressif/bisa tidak mengalami perubahan sama sekali dalam jangka waktu yang lama. Umunya katarak merupakan penyakit mata yang menyerang usia lanjut. Tapi bisa juga dikarenakan kelainan Congenital atau biasa disebut dengan penyakit mata menahun.
Kebutaan Pada Mata - Informasi Mengenai Kebutaan

Kebutaan Pada Mata – Informasi Mengenai Kebutaan

Masih banyak hal lainnya yang ditengarai dapat menyebabkan kebutaan pada mata seperti komplikasi yang terjadi karena kelahiran secara prematur, stroke dan lain sebagainya.

GEJALA KEBUTAAN PADA MATA

Gejala yang ditunjukkan memang mirip dengan tanda yang terdapat dalam katarak. Kebutaan Pada Mata seringkali datang tiba-tiba dan tanpa meniggalkan rasa sakit apapun pada penderitanya, oleh sebab itu langkah terbaik yang bisa kita lakukan adalah segera menghubungi dokter mata jika ada gejala atau tanda aneh pada mata kita. Banyak kasus kebutaan pada mata bisa ditangani ketika pasien segera memeriksakan kondisinya secepat mungkin, namun jika pasien terlambat maka tingkat keberhasilan akan sangat kecil.

Gejala kebutaan pada mata bisa kita kenali dengan hal-hal seperti berikut ini.

  1. Penglihatan mata mulai mengalami kabur (tidak jelas).
  2. Pandangan mata tidak bisa fokus lagi terhadap obyek yang dilihat.
  3. Obyek yang terlihat bisa kelihatan menjadi dua bahkan lebih. Padahal hanya satu obyek yang nyata.

PENCEGAHAN KEBUTAAN PADA MATA

Pencegahan buta mata juga bisa kita lakukan. Beberapa diantaranya yaitu dengan menghindari dari penyebab timbulnya buta mata itu sendiri. Membiasakan pola hidup sehat dan menjaga kesehatan mata adalah point utama dalam rangka tips cara mencegah kebutaan mata itu sendiri.

Sekian Informasi mengenai Kebutaan Pada Mata. Semoga artikel mengenai kebutaan pada mata diatas dapat menambah pengetahuan anda dan semoga dapat bermanfaat untuk anda … :)

Kebutaan Pada Mata – Informasi Mengenai Kebutaan

Posted in Uncategorized | Tagged | Leave a comment

Jenis Penyakit Mata, Apa Saja ?

Jenis Penyakit Mata, Apa Saja ?

 

 

Jenis Penyakit Mata – Mata merupakan sebuah salah satu indera terpenting bagi manusia karena dengan mata yang sehat akan menunjang dalam hal beraktifitas,mengenal lingkungannya, menikmati indahnya pemandangan dan sebagainya. Penyakit mata dapat menimpa siapa saja baik muda maupun tua, penyebab dari penyakit mata beraneka ragam baik karena alergi terhadap sesuatu, virus, maupun pola hidup seseorang yang buruk seperti membaca sambil tiduran, menonton televisi terlalu dekat dan sebagainnya. Penyakit mata sangat beragam dan tidak semuanya dapat menular.

Penyakit mata sangat beragam dan tidak semuanya dapat menular. Jika penyakit mata disebabkan virus atau bakteri maka bisa menular, sedangkan jika penyebabnya alergi tidak akan menular. Cara penanganan dan pencegahan macam-macam penyakit mata ini pun berbeda, tergantung penyebabnya. Berikut ini akan kami bahas beberapa jenis penyakit mata yang perlu anda ketahui. Beberapa jenis penyakit mata tersebut, yaitu :

  1. 1. Katarak. merupakan sebuah kondisi dimana ada kekeruhan pada lensa mata yang bisa terjadi akibat hidrasi lensa atau penambahan cairan dan denaturasi protein lensa. Biasanya kekeruhan menyerang kedua mata serta berjalan progressif/bisa tidak mengalami perubahan sama sekali dalam jangka waktu yang lama. Umunya katarak merupakan penyakit mata yang menyerang usia lanjut.
Jenis Penyakit Mata, Apa Saja ?

Jenis Penyakit Mata, Apa Saja ?

  1. 2. Rabun JauhJenis penyakit mata ini yaitu ketidakmampuan mata seseorang untuk melihat jarak jauh, bayangan yang dihasilkan oleh mata akan jatuh tepat didepan retina. Orang yang mengalami rabun jauh bisa menggunakan kacamata yang berlensa negatif atau cekung. Lensa cekung yang berguna untuk menempatkan kembali bayangan yang tepat dititik retina, sehingga mata bisa melihat benda yang cukup jauh. Orang yang memiliki keturunan orang tuanya penderita miopa, kurang asupan makanan yang bergizi, memiliki kebiasaan yang buruk untuk melihat benda-benda dengan jarak yang dekat.
  1. 3. Rabun Dekat. Jenis penyakit mata ini yaitu gangguan pada penglihatan mata yang disebabkan oleh lensa mata sangat pipih. Bayangan benda-benda yang dilihat oleh mata terbentuk dibelakang retina sehingga mata tak dapat melihat benda yang dekat. Penglihatan pada penderita Rabun Dekat dapat melihat dengan menggunakan kacamata berlensa positif atau cembung. Dengan menggunakan lensa cembung, cahaya yang jatuh di bagian belakang retina akan dikembalikan pada retina sehingga mata dapat melihat benda-benda dari dekat.
  1. 4. Rabun Senja. Jenis penyakit mata ini biasanya disebut dengan rabun ayam, karena ayam tidak bisa melihat dengan jelas pada malam hari atau saat senja hari. Rabun senja terjadi karena kerusakan yang terjadi pada sel retina dan seharusnya bisa bekerja saat melihat objek pada saat cahaya yang kurang redup.
  1. 5. Buta warna. adalah suatu kondisi dimana seseorang sama sekali tidak dapat membedakan warna. Yang dapat dilihat hanyalah warna hitam, abu-abu, dan putih. Buta warna biasanya merupakan penyakit turunan. Artinya jika seseorang buta warna, hampir pasti anaknya juga buta warna.
Jenis Penyakit Mata, Apa Saja ?

Jenis Penyakit Mata, Apa Saja ?

  1. 6. Bintitan. Jenis penyakit mata ini Ditandai dengan munculnya bisul kecil pada tepi kelopak mata. Namun infeksi juga bisa terjadi di lokasi yang lebih dalam, sehingga yang tampak hanya warna merah dan pembengkakan. Bintitan timbul karena adanya infeksi bakteri pada kelenjar di dasar bulu mata dan termasuk penyakit mata ringan. Umumnya akan menghilang dengan sendirinya dalam waktu satu minggu setelah nanah keluar. Untuk mempercepat pecahnya bisul, caranya dengan menggunakan kompres hangat dan memijatnya dengan perlahan. Jenis penyakit mata ini sering terjadi pada anak usia sekolah karena sering mengucek mata tanpa memperhatikan kebersihan tangan.
  1. 7. Belekan. Penyebab jenis penyakit mata ini adalah infeksi virus, terkadang disertai infeksi bakteri. Penyakit mata ini membuat mata menjadi merah, bengkak, dan nyeri serta memproduksi kotoran mata menjadi banyak. Gejala dari belekan ini biasanya membuat bulu mata saling menempel dan sulit dibuka pada waktu bangun tidur karena terlalu banyak kotoran yang lengket di bulu mata. Biasa menyerang anak-anak dan sangat menular.
  1. 8. Glaukoma. Mata mempunyai sebuah tekanan cairan pada bola matanya (intraokuler) untuk mempertahankan bentuk dan fungsinya. Jika tekanan terlalu tinggi, maka dapat menyebabkan bola mata menonjol seperti hendak keluar dan dapat merusak saraf mata. Jenis penyakit mata ini ditandai dengan pandangan yang mulai kabur dan berkurangnya pandangan ke samping (lebar penglihatan berkurang). Jika ditangani dengan baik, sebelum terjadi kerusakan pada retina dan saraf mata, maka masih ada kesempatan untuk kembali membaik. Namun jika tidak ditangani dengan baik dapat menyebabkan kebutaan.

Itulah beberapa jenis penyakit mata yang dapat anda ketahui. Semoga artikel mengenai jenis penyakit mata diatas dapat bermanfaat untuk anda …:)

 

Jenis Penyakit Mata, Apa Saja ?

Posted in Uncategorized | Tagged | Leave a comment

Penyakit Mata Silinder, Apa Itu ?

Penyakit Mata Silinder, Apa Itu ?

 

 

Penyakit Mata SilinderPenyakit mata silinder disebut pula dengan Astigmatisma. Idealnya, mata kita berbentuk bulat seperti bola sepak, sehingga semua sinar yang dibiaskan dari suatu object yang masuk ke dalam mata kita akan bertemu di satu titik retina. Kasus Astigmatisme banyak dijumpai pada orang Asia.

Penyakit mata silinder terjadi karena Lengkung Datar Kornea dan Lengkung Tegak Kornea tidak Simetris. Keadaaan ini bisa dianalogikan dengan lengkungan pada sendok. Pada satu sisi ada yang Landai sedangkan sisi lainnya terjal. Kalo sistem optik atau suatu lensa terlalu Melengkung/ Terjal, maka cahaya yang terbias melalui retina menjadi terlalu dekat.

Sedangkan lengkung yang landai membuat fokusnya jadi terlalu jauh. Akhirnya, imej atau citraan yang jatuh jadi terpecah dua. Pada penyakit mata silinder, bola mata berbentuk Ellips atau Lonjong, seperti bola Rugby, sehingga sinar yang masuk ke dalam mata tidak akan bertemu di satu titik Retina. Sinar akan dibiaskan tersebar di retina. Hal ini akan menyebabkan pkamungan menjadi kabur, tidak jelas, berbayang, baik pada saat untuk melihat jarak jauh ataupun dekat.

Penyakit Mata Silinder, Apa Itu ?

Penyakit Mata Silinder, Apa Itu ?

Penyakit mata silinder dapat dialami oleh siapa saja, paling banyak adalah  usia belia dan remaja dewasa namun ketika memasuki usia dewasa muda tingkat minus atau dari lensa silinder akan menurun atau meningkat tergantung dari pemeliharaan kesehatan mata itu dan usia.

Penderita mata silinder merupakan peradaban atau peningkatan dari penderita mata miopi ( rabun jauh ) yang semakin meningkatnya tingkat lensa minus yang digunakan. Hal ini disebabkan oleh peningkatan dari penderita mata rabun jauh yang ditandai penurunan penglihatan pada suatu objek benda yang letaknya jauh. Pada umumnya penderita mata silinder paling banyak hanya satu mata saja.

CARA MENGATASI PENYAKIT MATA SILINDER

Seiring dengan perkembangan teknologi, produsen lensa kontak lunak (Soft Contact Lens) juga membuat lensa kontak yang khusus didesain untuk kelainan Astigmatisma. Kelebihan dari lensa kontak lunak adalah, lebih nyaman dibandingkan dengan RGP dan merupakan pilihan tepat bagi mereka yang mengalami kelainan Astigmatisma tinggi yang gak bisa diatasi dengan RGP. Lensa kontak lunak untuk Astigmatisma dikenal dengan nama “Lensa Kontak Toric”.

Lensa kontak toric tersedia dalam bentuk disposable (bulanan) maupun conventional (tahunan). Lensa kontak toric disposable lebih disarankan karena dengan pemakaian yang bulanan, lensa kontak akan lebih sering diganti dengan yang baru, sehingga mengurangi resiko komplikasi pada mata.

Jika Anda menderita astimatisme tapi tidak ingin terus-terusan pakai kacamata atau lensa kontak, atau Anda tidak ingin menjalani operasi mata, Anda bisa menggunakan Obat Terapi Mata Alami. Pengalaman empiris membuktikan bahwa Obat Terapi Mata Alami dapat menghilangkan kelainan mata minus dan silindris secara permanen 100% pada anak-anak dan remaja dibawah 20 tahun. Untuk orang dewasa (usia 20-39 tahun), Obat Terapi Mata Alami bisa mengurangi rabun jauh hingga 90%. Sedangkan untuk orang tua yang usianya diatas 40 tahu, Obat Terapi Mata Alami bisa menurunkan mata minus dan silindris hingga 75%. Sungguh pencapaian yang luar biasa untuk sebuah terapi sederhana yang alami.

Penyakit Mata Silinder, Apa Itu ?

Penyakit Mata Silinder, Apa Itu ?

GEJALA PENYAKIT MATA SILINDER

Berikut ini adalah beberapa gejala penyakit mata silinder, yaitu :

  1. Pandangan berbayang
  2. Tulisan yg lurus terlihat berdempetan, seperti terpecah
  3. Suka memiringkan kepala saat melihat obyek, hal ini dipengaruhi kemiringan bola mata/Axis Cylinder
  4. Pening di dahi antara 2 mata
  5. Tidak tahan terhadap cahaya/ gampang silau

PENYEBAB PENYAKIT MATA SILINDER

  1. Keturunan (Genetik) Terutama pada silinder-silinder besar (diatas 1,5 diopter)
  2. Extra Pencahayaan: (TV,Computer) dan arah cahaya masuk kejaringan mata
  3. Penyakit Mata Tertentu misal:

-          Keratoconus / Kornea bentuk kerucut

-          Ptosis / kelopak mata yg menggantung/ sulit membuka kelopak mata atas

-          Bisul di kelopak mata

-          Pasca operasi

-          Pasca trauma / kecelakaan

Sekian artikel mengenai penyakit mata silinder. Semoga artikel mengenai penyakit mata silinder diatas dapat bermanfaat untuk anda … :)

Penyakit Mata Silinder, Apa Itu ?

Posted in Uncategorized | Tagged | Leave a comment

Menyembuhkan Mata Plus Secara Alami

Menyembuhkan Mata Plus Secara Alami

 

Menyembuhkan Mata Plus – Kelainan mata Hyperopie (Mata plus) terjadi karena jarak antara cornea dan retina mata terlalu dekat. Jarak normal antara cornea dan retina mata adalah 24 mm. Pada keadaan tersebut di atas cornea mata akan menerima sinar pada titik yang tepat sehingga penglihatannya sangat jelas. Orang yang mengalami Hyperopie bisa melihat jelas untuk jarak jauh dan sebaliknya untuk jarak dekat tidak bisa jelas. Ziliar yang berfungsi sebagai alat focus pada lensa mata pada saat merubah dari penglihatan jauh ke penglihatan dekat lebih banyak mendapat beban jika orang mengalami Hyperopie jarang mengistirahatkan mata.

Penyebab mata plus adalah karena bola mata yang lebih pendek dibandingkan dengan mata normal. Biasanya keadaan ini terjadi karena faktor usia. Hal tersebut merupakan salah satu proses penuaan pada orang-orang yang berusia di atas 40 tahun. Kondisi demikian biasanya tidak dapat disembuhkn, tetapi bisa di perbaiki dengan menggunakan kaca mata atau pun “contact lenses”. Tetapi beberapa penelitian mengungkapkan bahwa menyembuhkan mata plus dengan sering-sering meneteskan obat tetes mata, yang ternyata berguna untuk meremajakan otot mata yang sudah tidak lentur lagi.

Memang banyak cara untuk menyembuhkan mata plus, tapi yang sering dipakai saat kita mengalami mata plus yaitu kacamata, memang kacamata dapat membuat kita bisa melihat objek secara jelas, namun perlu diketahui jika kita terus menggunakan kacamata, maka penyakit mata tersebut tidak pernah sembuh, yang ada malah bertambah besar minus ataupun plusnya, namun disini kami akan membagi cara menyembuhkan mata plus yang aman bagi kesehatan mata sekaligus bisa menyembuhkan mata plus kita sehingga kembali normal.

Di jaman sekarang pun banyak juga obat-obatan yang menggunakan bahan-bahan alami untuk mengobati dan menyembuhkan mata plus. Kami sarankan, jika mencari obat untuk menyembuhkan mata plus ataupun minus haruslah berhati-hati, dan jelas komposisi dan juga merek obat mata tersebut dan terdaftar dalam departemen kesehatan, jadi kita harus benar-benar bisa memilih obat mata yang baik bagi kita, kita bisa konsultasikan ke dokter mata shingga mendapatkan saran untuk memilih obat mata yang tepat, namun alangkah baiknya jika kita mengurangi hal-hal yang dapat memacu terjadinya penyekit mata tersebut dan banyak mengkonsumsi makanan sehat yang banyak mengandung gizi dan juga vitamin, tentunya vitamin ‘A’. Mata yang bermasalah dengan keadaan plus tentu sangat membuat seseorang tidak bisa melihat dengan normal. Keadaan ini sudah jelas akan membuat seseorang akan berusaha untuk menyembuhkan mata plus dengan segera.

Menyembuhkan Mata Plus Secara Alami

Menyembuhkan Mata Plus Secara Alami

Berikut ini adalah beberapa cara menyembuhkan mata Plus Secara Alami :

  1. Zooming, adalah latihan melihat/focus dari benda yang jauh ke benda yang dekat, secara bergantian.
  2. Gosok kedua tangan dengan lembut sampai terasa hangat, kemudian letakkan telapak tangan pada mata dalam kondisi terpejam, jangan tekan bola mata, tapi letakan dengan halus pada tulang-tulang sekitar mata.
  3. Latihan dengan Kartu test mata yang jarahnya berjauhan.
  4. Soft focus, sama dengan zooming, hanya saja, selama focus mata tidak boleh berkedip selama 5-25 detik, dan mata tidak terlalu focus, hanya melihat secara santai.
  5. Menguaplah dengan lebar, sampai anda benar-benar merasa rileks.
  6. Dengan bola berayun, coba untuk focus ke bola yang bergerak karena ayunan. Atau bisa diganti dengan bola pingpong/tennis yang sedang dimainkan, atau alternative lain yang serupa.
  7. Pencahayaan, dengan mata tertutup, pandanglah matahari, atau lampu yang cukup terang, sampai mata anda terasa hangat.
  8. Latihan peregangan otot mata, gerakan mata anda kebawah, keatas, tengah samping.
  9. Memijat bagian-bagian kepala yang mempengaruhi mata; bagian bawah alis, pangkal hidung yang diapit oleh 2 mata, 2 sisi kening di ujung alis bagian luar, titik bawah mata (tulang sekitar mata), bahu dekat tengkuk, 2 urat leher di bagian tengkuk.

 Terimakasih telah membaca artikel menyembuhkan mata plus. Semoga artikel menyembuhkan mata plus dapat bermanfaat untuk anda..

Menyembuhkan Mata Plus Secara Alami

Posted in Uncategorized | Tagged | Leave a comment

Kelainan Pada Mata, Apa Saja ?

Kelainan Pada Mata, Apa Saja ?

 

 

Kelainan Pada Mata – Yakinkah Anda bahwa kondisi mata Anda baik – baik saja? Mata merupakan bagian tubuh manusia yang rentan mengalami kelainan pada mata baik disebabkan oleh penyakit turunan ataupun kebiasaan sehari – hari yang dapat merusak fungsi mata. Aktifitas seseorang akan sangat terganggu ketika mengalami kelainan pada mata karena mata sangat penting peranannya dalam menunjang kualitas kehidupan yang baik.

Kelainan Pada Mata, Apa Saja ?

Kelainan Pada Mata, Apa Saja ?

Kondisi mata yang tidak normal atau mengalami masalah bisa dilihat dari beberapa indikasi, diantaranya ialah kesulitan dalam melihat benda baik yang jaraknya dekat maupun jauh. Untuk lebih jelasnya, berikut merupakan beberapa kelainan pada mata yang mungkin saja terjadi pada mata Anda. Setiap orang telah memahami seperti apa pentingnya mata ini bagi kehidupan. Hampir setiap hal yang kita lakukan membutuhkan kerja mata untuk bersinergi dengan anggota lain seperti tangan dan kaki untuk melakukan suatu hal. Kinerja mata tergantung bagaimana kita menggunakannya begitu juga dengan kesehatannya.

Kebiasaan – kebiasaan yang sering kali dilakukan tanpa disadari dapat memicu timbulnya kelainan pada mata. Kebiasaan membaca buku ditempat yang tidak cukup cahaya atau menonton tv pada jarak dekat merupakan kebiasaan buruk yang akan mengganggu kinerja mata di kemudian hari. Kondisi mata yang terganggu biasanya tidak langsung disadari sehingga membuat kondisi mata menjadi semakin buruk.

Kelainan pada mata sering tidak disadari pada sebagian orang karena menganggap mata tetap bekerja seperti biasa namun, kelainan pada mata perlu segera diketahui agar tidak menjadi masalah dikemudian hari. Mata merupakan panca indra yang memiliki tugas penting untuk menopang setiap aktivitas. Layaknya seseorang yang bekerja adakalanya sakit, hal ini juga terjadi pada mata yang mengalami gangguan.

Berikut beberapa kelainan pada mata dan bagaimana cara mengatasi kelainan pada mata tersebut.

  • Rabun jauh (myopia)

Orang sering menyebutnya juga dengan lamur. Kelainan pada mata ini bisa diartikan ketidakmampuan mata untuk melihat dengan jelas benda dalam jarak jauh. Rabun jauh disebabkan karena jarak titik api lensa mata lebih pendek atau lensa mata terlalu cembung sehingga bayangan benda jatuh di depan retina. Cara mengatasi kelainan pada mata ini adalah dengan memakai kaca mata lensa cekung (kacamata minus). Kacamata minus akan membantu menempatkan bayangan tepat pada retina.

  • Rabun dekat (hypermetropia)

Kelainan pada mata ini adalah Kebalikan dari rabun jauh adalah rabun dekat. Rabun dekat adalah ketidakmampuan mata untuk melihat dengan jelas benda dalam jarak dekat. Penyebab rabun dekat adalah karena lensa mata terlalu pipih. Titik api lensa berada di belakang retina sehingga mata tidak dapat melihat dengan jelas benda dalam jarak dekat. Cara mengatasi rabun dekat (hypermetropia) adalah dengan memakai kaca mata lensa cembung (kacamata plus). Dengan kacamata plus, sinar yang jatuh di belakang retina akan diposisikan kembali pada retina.

  • Mata tua (presbiopia)

Presbiopi sering disebut dengan mata tua. Yaitu menurunnya kemampuan mata dalam beradaptasi karena factor usia. Penderita kelainan pada mata ini tidak dapat melihat dengan jelas benda jarak dekat maupun jauh. Disebut mata tua karena kelainan mata ini banyak dialami oleh orang lanjut usia. Cara mengatasi presbiopia adalah dengan memakai kacamata berlensa rangkap, yaitu bagian atas berlensa cekung (negative) dan bagian bawah berlensa cembung (positif).

  • Rabun senja

Yaitu kondisi dimata mata tidak mampu melihat dengan jelas benda yang berada di tempat kurang cahaya atau remang – remang. Kelainan pada mata ini disebabkan oleh kekurangan vitamin A. Karena itu, untuk mengatasi rabun senja, penderita harus banyak mengkonsumsi makanan yang banyak mengandung vitamin A.

  • Buta warna

Buta warna adalah ketidakmampuan mata untuk membedakan warna. Kelainan mata ini bersifat menurun. Ada dua macam buta warna, yaitu buta warna total dan buta warna sebagian. Buta warna total hanya bisa membedakan warna hitam putih saja. Sedangkan buta warna sebagian tidak bisa melihat warna tertentu, yaitu merah, biru, dan hijau. Buta warna merupakan penyakit menurun atau dengan kata lain Lensa warna dapat membantu penderita untuk membedakan warna namun kaca mata dengan lensa yang mengurangi cahaya juga bisa digunakan karena penderita akan sulit membedakan warna jika cahaya terlalu terang.

  • Katarak disebut juga bular mata.

Penyebab katarak adalah lensa mata yang keruh sehingga masuknya cahaya pada retina jadi terhalang. Penderita katarak biasanya berusia di atas 55 tahun. Untuk mengatasi katarak, perlu dilakukan operasi mata.

  • Astigmatisme/silinder.

Ini adalah gangguan mata yang disebabkan oleh ukuran lensa mata atau kornea tidak rata. Penderita gangguan ini tidak mampu melihat garis horizontal dan vertical. Cara mengatasi astigmatisme yaitu dengan memakai kaca mata dengan lensa silindris/silinder.

  • Mata Juling

Juling merupakan kelainan mata akibat ketidakserasian atau tidak sinkron-nya otot-otot mata. Bila penderitanya masih anak-anak, maka juling bisa diatasi dengan cara operasi.

  • Glaukoma

Kelainan mata ini ditandai dengan peningkatan tekanan di dalam bola mata. Tekanan terjadi karena adanya sumbatan pada saluran di dalam bola mata dan pembentukan cairan di bola mata yang berlebihan. Glaucoma merupakan kelainan yang serius. Jika tidak segera diatasi bisa menyebabkan kebutaan. Mengatasi glaukoma yaitu dengan minum obat-obatan ataupun dengan tindakan pembedahan

Kelainan Pada Mata, Apa Saja ?

Posted in Uncategorized | Tagged | Leave a comment

Bagian Mata Manusia

Bagian Mata Manusia                                 


Bagian Mata
– Mata adalah organ penglihatan yang mendeteksi cahaya. Yang dilakukan mata yang paling sederhana tak lain hanya mengetahui apakah lingkungan sekitarnya adalah terang atau gelap. Mata yang lebih kompleks dipergunakan untuk memberikan pengertian visual.

Bagian Mata Manusia

Bagian Mata Manusia

Setiap bagian mata manusia memiliki cara kerja otomatis yang sempurna. Setiap bagian mata dibentuk dengan 40 unsur utama yang berbeda dan kesemua bagian mata ini memiliki fungsi penting dalam proses melihat kerusakan atau ketiadaan salah satu fungsi bagiannya saja akan menjadikan mata mustahil dapat melihat.

Bagian bagian Mata

Tanpa mata dengan bagian bagian mata yang sehat, kita tidak bisa melakukan proses penglihatan. Berikut ini bagian bagian mata manusia :

Bagian Mata Luar

1.     Bulu mata

Bulu mata  berfungsi untuk melindungi supaya debu, keringat atau air yang menetes dari dahi tidak masuk ke mata. Bulu mata berfungsi untuk melakukan terhadap filter cahaya yang masuk dan melindungi mata dari masuknya benda-benda asing.

2.     Alis mata

Alis mata berfungsi sebagai pelindung mata yang peka dari tetesan keringat yang jatuh dari bagian dahi, air hujan, atau sinar matahari yang berlebihan. Bentuk alis mata dan arah tumbuh rambut pada alis dimaksudkan agar keringat atau air bisa mengalir ke kening dan jatuh ke pipi, atau ke arah pipi melewati puncak hidung.

Bentuk tulang dahi pada bagian alis mata juga ikut melindungi mata dari tetesan keringat dan air. Alis mata juga berfungsi sebagai penahan berbagai macam kotoran yang bisa memasuki mata, seperti pasir, debu, dan ketombe. Selain itu rambut pada alis mata juga menambah kepekaan pada kulit untuk merasakan objek asing yang berada di dekat mata, misalnya serangga yang hendak masuk ke mata.

3.     Kelopak mata

Kelopak mata berfungsi untuk menutupi dan melindungi mata pada benda banda luar, sekaligus memperindah mata.

Bagian Mata dalam

Bagian – bagian  mata bekerja sama mengantarkan cahaya dari sumbernya menuju ke otak untuk dapat dicerna oleh sistem saraf. Bagian-bagian tersebut adalah:

  1. Kornea

Lapisan bagian paling luar mata ini, bersifat kuat dan tembus terhadap cahaya. Bagian kornea mata menerima fungsi untuk menerima, dan kemudian meneruskan cahaya yang masuk ke mata, dan juga melindungi anatomi mata yang bersifat lebih sensitif di dalamnya.

  1. Aqueous humor

Bagian yang merupakan cairan kornea dan lensa mata, memiliki fungsi untuk melakukan pembiasan terhadap cahaya yang masuk kedalam mata.

  1. Lensa kristalin

Lensa mata melakukan peran penting dalam mengatur letak bayangan objek, agar tepat jatuh pada bintik kuning. Lensa mata berfungsi dalam memfokuskan obyek sehingga jika terdapat gangguan mata silinder misalnya, hal ini terjadi karena terdapat kelainan yang terjadi pada lensa mata.

  1. Iris

Anatomi mata yang berbentuk mata yang membentuk celah lingkaran mata di tengah-tengahnya. Warna pada mata ini dipengaruhi oleh iris yang mengatur jumlah cahaya yang masuk pada mata dan terletak pada tengah-tengah bola mata.

  1. Pupil

Yakni sebuah celah yang terbentuk karena cahaya yang masuk melalui iris, sehingga pupil ini melakukan pengaturan terhadap banyak dan sedikitnya cahaya yang masuk ke dalam mata. Pupil berada di tengah iris dan mengecil atau membesar untuk menyesuaikan cahaya.

  1. Vitreus humor

berbentuk cairan bening yang terisi pada rongga mata, yakni memiliki fungsi untuk meneruskan cahaya dari lensa ke retina. Kelainan pada bagian ini dapat menyebabkan penyakit glaukoma yang sering sebabkan kebutaan.

  1. Retina

Retina merupakan bagian dinding belakang bola mata, yang merupakan tempat bayangan dibentuk. Retina atau selaput jala adalah bagian mata yang peka terhadap cahaya. Kemudian retina inilah yang berfungsi menangkap dan meneruskan cahaya dari lensa hingga ke saraf mata. Pada ujung ujung syaraf inilah yang menerima cahaya.

  1. Bintik kuning

Berbentuk seperti melengkung pada badan retina dan merupakan bagian paling peka pada retina.

  1. Syaraf optic

Befungsi untuk meneruskan rangsangan cahaya yang diterima retina ke bagian otak. Saraf optik atau syaraf mata ini akan menerima semua informasi yang akan nantinya diproses di otak, dengan demikian kita bisa melihat suatu objek.

  1. Sklera
    Merupakan bagian dinding mata yang berwarna putih. Tebalnya rata-rata 1 milimeter tetapi pada irensi otot, menebal menjadi 3 milimeter.

Bagian Mata Manusia

Posted in Uncategorized | Tagged | Leave a comment

Bagian Mata Manusia

Bagian Mata Manusia                                 


Bagian Mata
– Bagian mata manusia memiliki cara kerja otomatis yang sempurna. Setiap bagian mata dibentuk dengan 40 unsur utama yang berbeda dan kesemua bagian mata  ini memiliki fungsi penting dalam proses melihat kerusakan atau ketiadaan salah satu fungsi bagiannya saja akan menjadikan mata mustahil dapat melihat.

Ketika cahaya mengenai mata sinyal saraf terbentuk dan dikirimkan ke otak, untuk memberikan pesan tentang keberadaan cahaya, dan kekuatan cahaya. Lalu otak mengirim balik sinyal dan memerintahkan sejauh mana otot disekitar iris harus mengerut.

Bagian Mata Manusia

Bagian Mata Manusia

Bagian bagian Mata

Tanpa bagian bagian mata yang sehat, kita tidak bisa melakukan proses penglihatan. Berikut ini bagian bagian mata manusia :

Organ Luar

1.     Bulu mata

Bagian mata ini  berfungsi untuk melindungi supaya debu, keringat atau air yang menetes dari dahi tidak masuk ke mata dan melakukan terhadap filter cahaya yang masuk kedalam mata.

2.     Alis mata

Alis mata berfungsi sebagai pelindung mata yang peka dari tetesan keringat yang jatuh dari bagian dahi, air hujan, atau sinar matahari yang berlebihan. Bentuk alis mata dan arah tumbuh rambut pada bagian mata ini dimaksudkan agar keringat atau air bisa mengalir ke kening dan jatuh ke pipi, atau ke arah pipi melewati puncak hidung. Bentuk tulang dahi pada bagian alis mata juga ikut melindungi mata dari tetesan keringat dan air. Alis mata juga berfungsi sebagai penahan berbagai macam kotoran yang bisa memasuki mata, seperti pasir, debu, dan ketombe. Selain itu rambut pada alis mata juga menambah kepekaan pada kulit untuk merasakan objek asing yang berada di dekat mata, misalnya serangga yang hendak masuk ke mata.

3.     Kelopak mata

Kelopak mata berfungsi untuk menutupi dan melindungi mata pada benda banda luar, sekaligus memperindah mata.

Organ dalam

Bagian-bagian pada organ mata bekerja sama mengantarkan cahaya dari sumbernya menuju ke otak untuk dapat dicerna oleh sistem saraf. Bagian-bagian tersebut adalah:

  1. Kornea

Kornea berada pada bagian paling luar mata. Bagian mata ini bersifat kuat dan tembus terhadap cahaya. Bagian kornea mata menerima fungsi untuk menerima, dan kemudian meneruskan cahaya yang masuk ke mata, dan juga melindungi anatomi mata yang bersifat lebih sensitif di dalamnya.

2. Aqueous humor

Bagian yang merupakan cairan kornea dan lensa mata, memiliki fungsi untuk melakukan pembiasan terhadap cahaya yang masuk kedalam mata.

3. Lensa kristalin

Lensa mata melakukan peran penting dalam mengatur letak bayangan objek, agar tepat jatuh pada bintik kuning. Lensa mata berfungsi dalam memfokuskan obyek sehingga jika terdapat ganggguan mata silinder misalnya, hal ini terjadi karena terdapat kelainan yang terjadi pada lensa mata.

4. Iris

Anatomi mata yang berbentuk mata yang membentuk celah lingkaran mata di tengah-tengahnya. Warna pada mata ini dipengaruhi oleh iris yang mengatur jumlah cahaya yang masuk pada mata dan terletak pada tengah-tengah bola mata.

5. Pupil

Yakni sebuah celah yang terbentuk karena cahaya yang masuk melalui iris, sehingga pupil ini melakukan pengaturan terhadap banyak dan sedikitnya cahaya yang masuk ke dalam mata. Pupil berada di tengah iris dan mengecil atau membesar untuk menyesuaikan cahaya.

6. Vitreus humor

berbentuk cairan bening yang terisi pada rongga mata, yakni memiliki fungsi untuk meneruskan cahaya dari lensa ke retina. Kelainan pada bagian ini dapat menyebabkan penyakit glaukoma yang sering sebabkan kebutaan.

7. Retina

Retina merupakan bagian dinding belakang bola mata, yang merupakan tempat bayangan dibentuk. Retina atau selaput jala adalah bagian mata yang peka terhadap cahaya. Kemudian retina inilah yang berfungsi menangkap dan meneruskan cahaya dari lensa hingga ke saraf mata. Pada ujung ujung syaraf inilah yang menerima cahaya.

8. Bintik kuning

Berbentuk seperti melengkung pada badan retina dan merupakan bagian paling peka pada retina.

9. Syaraf optic

Befungsi untuk meneruskan rangsangan cahaya yang diterima retina ke bagian otak. Saraf optik atau syaraf mata ini akan menerima semua informasi yang akan nantinya diproses di otak, dengan demikian kita bisa melihat suatu objek.

10. Sklera

Merupakan bagian dinding mata yang berwarna putih. Tebalnya 1 milimeter tetapi pada irensi otot, menebal menjadi 3 milimeter.

Terima kasih telah membaca artikel mengenai bagian mata manusia. Semoga artikel mengenai bagian mata manusia diatas dapat bermanfaat untuk anda. . . :)

Bagian Mata Manusia

Posted in Uncategorized | Tagged | Leave a comment

Kelainan Pada Mata

Kelainan Pada Mata

 

 

 

Kelainan Pada Mata – Yakinkah Anda bahwa kondisi mata Anda baik – baik saja? Mata merupakan bagian tubuh manusia yang rentan mengalami kelainan pada mata baik disebabkan oleh penyakit turunan ataupun kebiasaan sehari – hari yang dapat merusak fungsi mata. Aktifitas seseorang akan sangat terganggu ketika mengalami kelainan pada mata karena mata sangat penting peranannya dalam menunjang kualitas kehidupan yang baik.

Kondisi mata yang tidak normal atau mengalami masalah bisa dilihat dari beberapa indikasi, diantaranya ialah kesulitan dalam melihat benda baik yang jaraknya dekat maupun jauh. Untuk lebih jelasnya, berikut merupakan beberapa kelainan pada mata yang mungkin saja terjadi pada mata Anda. Setiap orang telah memahami seperti apa pentingnya mata ini bagi kehidupan. Hampir setiap hal yang kita lakukan membutuhkan kerja mata untuk bersinergi dengan anggota lain seperti tangan dan kaki untuk melakukan suatu hal. Kinerja mata tergantung bagaimana kita menggunakannya begitu juga dengan kesehatannya.

Kelainan Pada Mata

Kelainan Pada Mata

Kebiasaan – kebiasaan yang sering kali dilakukan tanpa disadari dapat memicu timbulnya kelainan pada mata. Kebiasaan membaca buku ditempat yang tidak cukup cahaya atau menonton tv pada jarak dekat merupakan kebiasaan buruk yang akan mengganggu kinerja mata di kemudian hari. Kondisi mata yang terganggu biasanya tidak langsung disadari sehingga membuat kondisi mata menjadi semakin buruk.

Kelainan pada mata sering tidak disadari pada sebagian orang karena menganggap mata tetap bekerja seperti biasa namun, kelainan pada mata perlu segera diketahui agar tidak menjadi masalah dikemudian hari. Mata merupakan panca indra yang memiliki tugas penting untuk menopang setiap aktivitas. Layaknya seseorang yang bekerja adakalanya sakit, hal ini juga terjadi pada mata yang mengalami gangguan.

Berikut beberapa kelainan pada mata dan bagaimana cara mengatasi kelainan pada mata tersebut.

  • Rabun jauh (myopia)

Orang sering menyebutnya juga dengan lamur. Kelainan pada mata ini bisa diartikan ketidakmampuan mata untuk melihat dengan jelas benda dalam jarak jauh. Rabun jauh disebabkan karena jarak titik api lensa mata lebih pendek atau lensa mata terlalu cembung sehingga bayangan benda jatuh di depan retina. Cara mengatasi kelainan pada mata ini adalah dengan memakai kaca mata lensa cekung (kacamata minus). Kacamata minus akan membantu menempatkan bayangan tepat pada retina.

  • Rabun dekat (hypermetropia)

Kelainan pada mata ini adalah Kebalikan dari rabun jauh adalah rabun dekat. Rabun dekat adalah ketidakmampuan mata untuk melihat dengan jelas benda dalam jarak dekat. Penyebab rabun dekat adalah karena lensa mata terlalu pipih. Titik api lensa berada di belakang retina sehingga mata tidak dapat melihat dengan jelas benda dalam jarak dekat. Cara mengatasi rabun dekat (hypermetropia) adalah dengan memakai kaca mata lensa cembung (kacamata plus). Dengan kacamata plus, sinar yang jatuh di belakang retina akan diposisikan kembali pada retina.

  • Mata tua (presbiopia)

Presbiopi sering disebut dengan mata tua. Yaitu menurunnya kemampuan mata dalam beradaptasi karena factor usia. Penderita kelainan pada mata ini tidak dapat melihat dengan jelas benda jarak dekat maupun jauh. Disebut mata tua karena kelainan mata ini banyak dialami oleh orang lanjut usia. Cara mengatasi presbiopia adalah dengan memakai kacamata berlensa rangkap, yaitu bagian atas berlensa cekung (negative) dan bagian bawah berlensa cembung (positif).

  • Rabun senja

Yaitu kondisi dimata mata tidak mampu melihat dengan jelas benda yang berada di tempat kurang cahaya atau remang – remang. Kelainan pada mata ini disebabkan oleh kekurangan vitamin A. Karena itu, untuk mengatasi rabun senja, penderita harus banyak mengkonsumsi makanan yang banyak mengandung vitamin A.

  • Buta warna

Buta warna adalah ketidakmampuan mata untuk membedakan warna. Kelainan mata ini bersifat menurun. Ada dua macam buta warna, yaitu buta warna total dan buta warna sebagian. Buta warna total hanya bisa membedakan warna hitam putih saja. Sedangkan buta warna sebagian tidak bisa melihat warna tertentu, yaitu merah, biru, dan hijau. Buta warna merupakan penyakit menurun atau dengan kata lain Lensa warna dapat membantu penderita untuk membedakan warna namun kaca mata dengan lensa yang mengurangi cahaya juga bisa digunakan karena penderita akan sulit membedakan warna jika cahaya terlalu terang.

  • Katarak disebut juga bular mata.

Penyebab katarak adalah lensa mata yang keruh sehingga masuknya cahaya pada retina jadi terhalang. Penderita katarak biasanya berusia di atas 55 tahun. Untuk mengatasi katarak, perlu dilakukan operasi mata.

  • Astigmatisme/silinder.

Ini adalah gangguan mata yang disebabkan oleh ukuran lensa mata atau kornea tidak rata. Penderita gangguan ini tidak mampu melihat garis horizontal dan vertical. Cara mengatasi astigmatisme yaitu dengan memakai kaca mata dengan lensa silindris/silinder.

  • Mata Juling

Juling merupakan kelainan mata akibat ketidakserasian atau tidak sinkron-nya otot-otot mata. Bila penderitanya masih anak-anak, maka juling bisa diatasi dengan cara operasi.

  • Glaukoma

Kelainan mata ini ditandai dengan peningkatan tekanan di dalam bola mata. Tekanan terjadi karena adanya sumbatan pada saluran di dalam bola mata dan pembentukan cairan di bola mata yang berlebihan. Glaucoma merupakan kelainan yang serius. Jika tidak segera diatasi bisa menyebabkan kebutaan. Mengatasi glaukoma yaitu dengan minum obat-obatan ataupun dengan tindakan pembedahan

Kelainan Pada Mata

Posted in Uncategorized | Tagged | Leave a comment