Mata Katarak Sembuh Tanpa Operasi

Mata Katarak Sembuh Tanpa Operasi

 

Mata Katarak Sembuh Tanpa Operasi – Mata Katarak adalah kondisi yang paling sering dialami oleh orang lanjut usia. Katarak bisa menyebabkan kebutaan dan cacat penglihatan secara permanen. Penyakit ini akan menyebabkan lensa mata mengalami kekeruhan. Lensa mata yang terletak di bagian belakang iris dan pupil mata memang memiliki fungsi yang sangat penting. Jika lensa mata Anda mengalami kekeruhan maka pandangan mata memang tidak bisa terpantul dengan baik. Penyakit ini paling sering menyerang orang yang sudah berusia lebih dari 40 tahun.

Ketika awal katarak terjadi maka lensa mata hanya terpengaruh sedikit dan biasanya tidak dirasakan oleh penderita. Lukisan seperti kaca, terang dan bercahaya menjadi gejala katarak yang paling sering. Ketika melihat cahaya maka mata akan menerima sinar yang terlihat lebih terang dari cahaya itu sendiri.

Katarak dapat diobati dengan melakukan operasi. Efek penyembuhan dari operasi akan sangat signifikan, terutama bagi penderita dengan kondisi katarak yang sudah menghambat kegiatan sehari-hari.

Mata Katarak Sembuh Tanpa Operasi

Mata Katarak Sembuh Tanpa Operasi

Namun bagi Anda yang ingin sembuh dari katarak tanpa melakukan operasi kami punya solusinya. Ada beragam cara alternatif yang bisa dilakukan untuk melakukan pengobatan terhadap katarak mata yaitu sebagai berikut :

  1. Vitamin C

Cara mengobati katarak mata tanpa operasi adalah dengan mengkonsumsi vitamin C secara teratur. Dipercaya, vitamin C merupakan salah satu kandungan utama yang ada di lensa mata. Konsumsilan vitamin C dengan kadar 1500 mg setiap hari untuk melakukan pencegahan terhadap katarak dan mengobatinya.

  1. Vitamin E

Mengambil 400 sampai 800 IU Vitamin E setiap hari dapat mengurangi kerusakan yang disebabkan oleh radikal bebas, serta membantu untuk mengobati katarak mata lebih cepat.

  1. Ekstrak Bilberry

Mata katarak smebuh tanpa operasi dengan mengkonsumsi ekstrak bilberry. Ekstrak billberry (Vaccinium myrtillus Bilberry) adalah ramuan yang efektif dalam pengobatan katarak mata. Bilberry digunakan untuk memperkuat mata kapiler, melawan infeksi, dan mencegah kerusakan lebih lanjut. Ia bekerja sebagai antioksidan yang efektif, membantu mempertahankan aliran darah yang sehat, dan membantu membawa nutrisi penting untuk daerah mata.

  1. Mengkonsumsi Teh Hijau

Minum satu cangkir teh hijau setiap pagi untuk membantu dalam pencegahan dan pengobatan katarak. Teh hijau merupakan antioksidan yang sangat baik yang juga bekerja sebagai penambah otot. Sifat antioksidan juga meningkatkan peremajaan sel dan bekerja untuk meningkatkan penglihatan.

  1. Menghindari Lemak Jenuh

Hindari makan banyak makanan yang digoreng dan berminyak. Makanan ini menambah kekeruhan visi dan mengganggu kondisi. Cobalah untuk menghilangkan makanan yang mengandung jumlah sodium yang tinggi, gula, dan lemak jenuh.

  1. Jus Wortel

Minum jus wortel atau memasukkan sayuran wortel dalam masakan, juga bisa membantu menjaga katarak agar tidak lebih buruk. Mengkonsumsi jusn wortel secara rutin juga sangat penting untuk menjaga agar mata menjadi lebih sehat. Wortel mengandung beberapa nutrisi seperti beta karoten, vitamin A dan vitamin C. Zat ini sangat penting untuk menjaga agar katarak menipis secara alami. Bahkan minum jus wortel bisa membantu agar tubuh Anda menjadi lebih sehat.

  1. Teh Hijau

Teh hijau dipercaya sebagai salah satu minuman yang sangat menyehatkan untuk tubuh. Namun ternyata teh hijau juga memberikan manfaat yang sangat khusus untuk bagian mata. Teh hijau bisa mengatasi berbagai keluhan dengan kesehatan mata. Teh hijau mengandung bahan yang penuh dengan sumber antioksidan. Katekin dan polifenol yang akan meningkatkan kesehatan mata. Teh hijau akan menghilangkan kabut yang bisa membantu mengatasi katarak. Karena itu bahan-bahan antioksidan ini penting untuk menyerang radikal bebas dalam mata yang menyebabkan katarak.

  1. Jus Lemon dan Minyak Zaitun

Jus lemon termasuk jenis jus yang bisa membantu menjaga kesehatan mata. Jus lemon mengandung vitamin C dan vitamin A yang akan menjaga makula mata. Anda bisa minum segelas jus lemon setiap hari. Jika perlu tambahkan satu sendok teh minyak zaitun. Jus lemon dan minyak zaitun mengandung bahan antioksidan yang akan menjaga agar katarak tidak memburuk. Namun perawatan ini memang tidak bisa dilakukan jika katarak sudah parah dan harus dilakukan tindakan operasi bedah katarak.

Nah itulah beberapa alternatif yang dapat dilakukan untuk mata katarak sembuh tanpa operasi. Semoga bermanfaat…

Mata Katarak Sembuh Tanpa Operasi

Posted in Uncategorized | Tagged , , , , , , , , | Leave a comment

Penyebab Mata Bengkak Sebelah

Penyebab Mata Bengkak Sebelah

Penyebab Mata Bengkak Sebelah – Mata bengkak akan membuat kamu tampil tidak percaya diri atau seperti sedang mengalami masalah pribadi. Padahal, gangguan ini bisa disebabkan banyak hal.

Umumnya, pembengkakan pada kelopak mata disebabkan oleh sesuatu yang tidak berbahaya, seperti menangis atau terkait penggunaan kosmetik. Meski demikian, jika mata bengkak terjadi cukup lama dan parah, mungkin bisa menyebabkan kondisi yang lebih serius. Apa saja yang menjadi penyebab mata bengkak sebelah ? Berikut ulasannya :

  • Alergi

Penyebab Mata Bengkak Sebelah – Mata bengkak bisa juga merupakan bentuk reaksi alami tubuh terhadap alergi. Selain bengkak, alergi juga bisa menyebabkan ketidaknyamanan pada mata yang ditandai dengan mata berair, mata merah, dan gatal.

Saat terpapar alergen, sistem kekebalan tubuh bereaksi terhadap alergen dengan cara mengeluarkan histamin. Zat inilah yang memicu terjadinya mata bengkak.

Alergen adalah benda atau unsur yang menyebabkan alergi. Adapun alergen yang menyebabkan mata bengkak bisa berasal dari luar maupun dari dalam rumah. Yang berasal dari luar rumah dapat berupa serbuk sari bunga dan jamur. Untuk yang ada di dalam rumah, waspadailah bulu binatang piaraan, misalnya bulu kucing atau bulu anjing. Jamur-jamur kecil yang biasa tumbuh di kayu atau dinding yang lembap di dalam rumah juga bisa menyebabkan alergi.

  • Bintitan

Bintitan merupakan kondisi dimana tumbulnya sebuah bintil menyerupai jerawat kecil pada tepi kelopak mata, bisa di bagian luar ataupun dalam, namun yang terdapat pada tepi dalam kelopak mata akan terasa lebih sakit daripada di luar. Kondisi mata seperti ini tidak memberi dampak buruk pada penglihatan penderita.

Penyebab Mata Bengkak Sebelah

Penyebab Mata Bengkak Sebelah

Penyebab utama mata bengkak (bintitan) ini adalah bakteri stafilokokus. Bakteri ini menumpang hidup di bagian kulit manusia tanpa memberi efek buruk seperti penyakit. Tetapi bintitan yang terjadi lebih disebabkan oleh kecerobohan penderita, semisal keseringan menyentuh mata dengan tangan yang kotor.

  • Konjunctivitis

Konjungtivitis, juga dikenal sebagai pink eye, adalah radang konjungtiva mata, yang merupakan jaringan tipis dan transparan yang melapisi kelopak mata dan bola mata. Penderitanya akan mengalami mata merah atau merah muda, dan bisa terasa sakit, gatal, dan kelopak mata bengkak. konjunctivitis juga dapat menyebabkan kelopak mata bengkak konjunctivitis juga dapat menyebabkan kelopak mata bengkak Bentuk konjungtivitis yang paling umum adalah akibat infeksi virus yang hilang dengan sendirinya setelah 7-10 hari. Namun, infeksi bakteri juga bisa menyebabkan konjungtivitis. Kadang-kadang, alergi atau iritasi seperti parfum yang mengiritasi mata, juga dapat menyebabkan konjungtivitis.

  • Kalazion atau kista meibomian

Kista meibomian atau kalazion merupakan penyakit yang ditandai dengan kemunculan benjolan di kelopak mata. Karena adanya benjolan ini, wajar jika mata terlihat bengkak. Tumbuhnya benjolan di kelopak mata biasanya disebabkan oleh peradangan di dalam kelenjar kulit. Benjolan biasanya bertahan selama beberapa hari hingga beberapa minggu. Selain mata bengkak, benjolan ini juga terkadang menyebabkan kelopak mata menjadi kemerahan, terasa hangat, dan terasa sakit jika tersentuh.

Kalazion diakibatkan oleh kelenjar minyak di kelopak mata yang tersumbat. Saat tersumbat, kelenjar ini masih terus memproduksi minyak sehingga menimbulkan penumpukan. Hal inilah yang kemudian menyebabkan terjadinya benjolan pada kelopak mata. Saat pecah, minyak yang menumpuk akan mengalir ke dalam jaringan di kelopak mata dan menyebabkan peradangan.

  • Blefaritis

Penyebab mata bengkak sebelah lain adalah blefaritis. Ini merupakan peradangan pada kelopak mata yang bisa terjadi dalam dua bentuk, yaitu anterior dan posterior. Jika anterior merupakan bentuk peradangan di tepi bagian luar kelopak mata, maka posterior berada di tepi bagian dalam kelopak mata. Penyebab dari blefaritis luar bisa berupa bakteri, sedangkan yang terjadi di dalam kelopak mata biasa disebabkan oleh gangguan kelenjar minyak.

Kedua jenis blefaritis tersebut selain menyebabkan bengkak juga menjadikan mata terasa gatal, terlalu peka melihat sinar, mata merah, perih, dan seperti kelilipan. Selain itu, blefaritis juga mungkin membuat penglihatan kabur, mata kering, dan kulit di dasar bulu mata mengelupas.

Blefaritis jarang bisa sepenuhnya pulih. Oleh karena itu, penting kiranya untuk selalu menjaga kebersihan kelopak mata. Jika kondisi peradangan sudah parah, biasanya antibiotik atau obat tetes mata steroid menjadi pilihan pengobatan. Hanya saja, kedua pengobatan tersebut sebaiknya melibatkan dokter.

  • Dermatochalasis

Kelopak mata tampak bengkak mungkin juga terkait dengan usia seseorang. Hal ini terutama ketika kulit bagian atas kelopak mata tidak kencang lagi dan mengalami penurunan atau biasa disebut dengan dermatochalasis. Bukan tidak mungkin bahwa penurunan kulit kelopak mata bagian atas tersebut dapat mengganggu penglihatan seseorang.

Penyebab mata bengkak sebelah – Bisa juga bagian pinggir kelopak mata yang mengalami penurunan dan kondisi ini dikenal dengan sebutan ptosis. Ptosis juga bisa dikaitkan dengan usia seseorang dan tidak terjadi dalam seketika. Meski jarang terjadi, ptosis juga bisa disebabkan oleh tumor otak atau myasthenia gravis. Tentu saja, gejala ini tidak datang sendiri karena biasanya diiringi dengan gejala-gejala lain penyakit yang mendasarinya.

  • Sengatan serangga

Walaupun jarang, gigitan atau sengatan sebagian serangga bisa menimbukan syok anafilaktik. Beberapa jenis serangga yang memiliki efek demikian adalah lebah dan tawon.

Selain daerah mata, sengatan serangga dapat menimbulkan pembengkakan dalam waktu yang cepat di daerah bibir, lidah, dan tenggorokan. Dapat pula terjadi kesulitan bernapas, pusing, mengi, nyeri perut, bahkan pingsan. Keadaan ini memerlukan penanganan gawat darurat.

Untuk mengobati mata bengkak, faktor penyebab mata bengkak sebelah menjadi satu hal yang penting untuk diketahui. Makin cepat menemukan faktor penyebab mata bengkak sebelah, maka makin mudah menentukan jenis pengobatannya. Agar hal ini bisa berjalan dengan baik, disarankan agar pengobatan yang dilakukan melibatkan dokter. Semoga bermanfaat ^^

Penyebab Mata Bengkak Sebelah

Posted in Uncategorized | Tagged , , , , , , , , , | Leave a comment

Mata Merah Tanpa Sebab, Ini Penyebabnya !

Mata Merah Tanpa Sebab, Ini Penyebabnya !

 

Mata Merah Tanpa Sebab, Ini Penyebabnya ! Mata merah adalah istilah umum yang digunakan untuk menggambarkan iritasi mata. Terjadinya mata merah disebabkan oleh pembuluh darah yang bengkak atau melebar pada sclera, yakni permukaan terluar putih pada mata. Gejala yang menyertai mata merah antara lain adalah sakit mata, gatal, mata bengkak, atau gangguan visual seperti penglihatan kabur.

Tapi pernahkah Anda tiba-tiba mengalami mata merah tanpa sebab ? Pada awalnya Anda merasa baik-baik saja, Anda bekerja seperti biasa, atau menikmati momen santai. Sampai ketika seseorang menatap Anda dengan tatapan heran, mempertanyakan kenapa mata Anda terlihat memerah. Anda sendiri tidak merasakan ada yang aneh dengan mata Anda. Anda tidak merasakan perih, gatal, atau kemasukan debu. Anda baik-baik saja, sampai Anda menatap cermin, dan melihat mata Anda merah.

Mata yang merah dapat muncul tanpa disertai dengan rasa sakit. Ini merupakan penanda dari suatu kondisi kesehatan Anda, yang memiliki rentang dari sesuatu yang biasa atau normal, hingga menjadi sesuatu yang bisa saja merupakan gejala awal suatu penyakit serius.

Makanya, sebaiknya apabila Anda mengalami mata merah, meskipun tidak sakit pun jangan dibiarkan. Mata merah cenderung mengganggu dan membuat tidak nyaman saat beraktivitas, seperti contohnya berkomunikasi dengan seseorang lain. Selain itu, mata merah juga akan terasa sangat mengganggu bagi penderitanya, terlebih apabila mempunyai sejumlah gejala lain semacam terasa sakit, perih, gatal, berair, dan belekan, atau bahkan terlihat bengkak sehingga mengakibatkan penglihatan menjadi terasa kabur atau samar.

Mata Merah Tanpa Sebab

Mata Merah Tanpa Sebab

Gejala mata merah juga dapat pula disertai dengan demam, membesarnya kelenjar getah bening, nyeri di kepala berat, dan terganggunya penglihatan. Apabila Anda mengalami gejala-gejala seperti yang sudah disebutkan maka sebaiknya segeralah berobat ke dokter spesialis mata.

Kenapa mata merah tanpa sebab ?

Berikut beberapa faktor mata merah tanpa sebab  yang tidak Anda sadari, antara lain :

  • Jarang berkedip

Saat sedang bekerja di depan komputer, terkadang kamu jarang untuk berkedip. Kebiasaan inilah yang kemudian membuat mata jadi kering dan memerah.

  • Alergi

Alergi musiman yang terjadi bisa membuat mata jadi merah seperti alergi serbuk bunga.

  • Konsumsi obat-obatan tertentu

Jika kamu sedang mengonsumsi obat tertentu seperti obat anti kecemasan atau antibiotik, maka obat ini akan membuat mata berwarna merah.

  • Konsumsi alkohol berlebihan

Konsumsi alkohol bisa membuat mata jadi merah karena alkohol akan melebarkan pembuluh darah dan membuatnya jadi besar.

  • Merokok

Kebiasaan merokok juga bisa membuat mata jadi kering dan kemudian menimbulkan peradangan di pembuluh darah sehingga mata berwarna merah.

  • Berenang

Kebiasaan berenang yang kamu lakukan secara tak sengaja bisa membuat mata jadi merah lho. Apalagi jika air dalam kolam renang mengandung bahan kimia seperti klorin yang menyebabkan iritasi di mata dan membuatnya memerah.

  • Stres

Stres dan sikap mudah cepat akan membuat mata jadi merah. Sebab stres akan meningkatkan aliran darah ke otak dan ketika hal ini terjadi maka saraf optik mata menegang.

  • Menangis

Menangis membuat kelenjar di sekitar mata memproduksi air mata lebih banyak. Konsentrasi produksi air mata ini membuat pembuluh darah kita difokuskan ke mata dan sekitarnya. Karena itu, pembuluh darah di mata kita jadi membesar, yang mengakibatkan mata kita jadi terlihat memerah.

  • Penyakit Menular Seksual

Penyakit menular seksual seperti gonore dan chlamydia ini memiliki sejumlah tanda, dan salah satu tandanya adalah mata yang memerah.

  • Bakteri

Ada juga sejenis bakteri yang menyebabkan infeksi di telinga dan lambung, juga berpotensi menyebabkan mata memerah atau konjungtivitis

Cara Mengatasi Mata Merah Tanpa Sebab

Berikut beberapa hal yang dapat Anda lakukan untuk mengatasi mata merah tanpa sebab, antara lain :

  • Jangan menyentuh mata sembarangan, karena bagian tubuh Anda juga menjadi tempat menempelnya bakteri. Apabila mata Anda terkena bakteri baru, bisa jadi bakteri itu masuk ke mata dan mengakibatkan iritasi mata Anda akan semakin parah.
  • Hindari menggunakan lensa kontak atau softlens terlalu lama. Bagaimana pun, lensa kontak adalah benda asing bagi mata: menggunakannya secara berlebihan atau bahkan sampai tertidur sambil menggunakan soft lens akan sangat berbahaya bagi kesehatan mata untuk jangka panjang. Sebaiknya lepaslah lensa kontak segera setelah tiba di rumah.
  • Anda juga bisa menggunakan kain lembut seperti misalnya tisu yang sudah dibasahi dengan air terlebih dulu, tempelkan tisu tersebut pada mata anda yang merah. Ini adalah salah satu pertolongan pertama yang membuat mata menjadi lembab, sehingga merah di mata jadi sedikit berkurang.
  • Ada baiknya apabila bekerja di depan monitor, Istirahatkan dulu mata anda sejenak dengan cara memandang ke arah yang jauh selama sekitar 2-3 menit. Lihatlah ke warna-warna ringan dan hijau, seperti daun-daun di pohon. Anda juga diperbolehkan untuk meneteskan air mata buatan, untuk mencegah mata kering jadi tidak mudah iritasi.
  • Penggunaan obat sakit mata di apotik seperti tetes mata juga merupakan salah satu dari bentuk pengobatan untuk mengurangi mata merah. Apabila sudah diobati, biasanya kondisi mata merah jadi berangsur-angsur membaik dalam waktu yang relatif singkat. Pengobatan mata merah juga disesuaikan dengan penyebabnya. Makanya, jika disebabkan oleh infeksi bakteri maka akan diberikan antibiotik tetes atau oral sesuai dengan resep dari dokter.
  • Apabila merah mata disebabkan oleh alergi, maka sebaiknya hindarilah faktor pencetusnya. Selain itu juga dan dokter mungkin juga akan memberikan obat pereda alergi semacam antihistamin yang berfungsi untuk mengurangi gatal dan radang. Untuk mata yang merah disertai dengan keluhan mata kering, maka air tetes mata buatan (artificial tears) adalah pilihan yang tepat.
  • Penderita mata merah karena virus dan infektif merupakan penyakit mata yang menular ke orang lain. Penyebarannya pun juga bisa terjadi dengan melalui kontak langsung dan maupun secara tidak langsung dari sekresi mata yang infeksi. Oleh karena itu, sangat disarankan untuk mencuci tangan sampai bersih setelah bersentuhan dengan penderita, serta usahakan untuk tidak berbagi handuk atau bantal dengan mereka.

Itulah beberapa penyebab mata merah tanpa sebab dan cara mengatasinya. Jagalah selalu kesehatan dan kebersihan mata Anda agar terhindar dari berbagai penyakit mata. Semoga bermanfaat ^^

Mata Merah Tanpa Sebab, Ini Penyebabnya !

Posted in Uncategorized | Tagged , , , , , , , , , , | Leave a comment

Obat Mata Katarak Herbal

Obat Mata Katarak Herbal

 

Obat Mata Katarak Herbal – Katarak merupakan salah satu gangguan yang biasa diderita oleh para manula (manusia lanjut usia). Pandangan mereka pada obyek akan terlihat kabur. Sudah umum terjadi. Hal ini bisa terjadi karena lensa mata (berada di belakang pupil, sangat transparan) mengeruh. Padahal fungsi dari lensa mata sendiri untuk memfokuskan cahaya yang akan diteruskan ke retina (sistem pembentuk bayangan). Oleh karena itu, cahaya yang masuk ke mata kurang. Sehingga bayangan susah untuk dibentuk.

Jika hal ini dibiarkan terus menerus, maka keruhnya lensa juga semakin memburuk. Akibat terparahnya adalah terjadi kebutaan. Sehingga solusinya anda harus mengganti lensa mata dengan yang baru. Biasanya dengan lensa buatan.

Obat Mata Katarak Herbal

Mata Katarak

Untuk mengobati katarak selain dapat disembuhkan melalui bantuan medis, juga bisa dengan menggunakan obat-obatan alami. Nah, obat yang paling populer dan efisien untuk katarak adalah dengan beberapa pengobatan rumah. Berikut beberapa obat mata katarak herbal yang dapat Anda aplikasikan di rumah, antara lain :

  1. Wortel

Wortel adalah obat mata katarak herbal. Wortel dengan nama ilmiahnya Daucus carota merupakan tanaman yang multi fungsi. Selain sebagai bahan sayuran, juga bisa dijadikan jus. Dengan Rutin mengkonsumsi wortel setiap harinya, dipercaya mampu mengatasi katarak serta beberapa jenis gangguan mata lainnya.

  1. Labu

Labu adalah obat mata katarak herbal. Labu merupakan tanaman yang sering dijadikan sayuran, minuman jus yang menyegarkan dan juga sebagai bahan utama dalam pembuatan kue. Untuk penyakit katarak, kita dapat mengekstrak atau membuat jus dari bunga labu. Terapkan jus ini pada kelopak mata, sebanyak dua kali sehari selama lima belas menit.

  1. Susu Almond

Susu almond memang salah satu jenis susu yang sangat terkenal saat ini. Minuman ini menjadi kebutuhan nutrisi diet yang sangat sempurna. Susu yang terbuat alami dari kacang almond ini mengandung sejumlah nutrisi yang penting untuk mata. Susu almond mengandung vitamin A, vitamin E dan bahan mineral seperti magnesium dan fosfor. Konsumsi susu almond akan meningkatkan kekebalan tubuh dari dalam tubuh. Beberapa orang mengatakan jika meneteskan susu almond ke mata bisa membantu mengatasi katarak lebih cepat. Namun cara ini sering menyebabkan iritasi sehingga lebih jarang digunakan. Pertimbangkan untuk meminum susu almond saja.

  1. Madu Murni

Madu murni adalah obat mata katarak herbal. Madu murni sering digunakan untuk megatasi masalah katarak. Dengan menerapkan beberapa tetes madu ke mata, akan bertindak positif dalam menyembuhkan katarak anda.

  1. Pepaya

Buah pepaya juga penting untuk menjaga agar katarak tidak menjadi lebih buruk dan menjadi obat mata katarak herbal. Pepaya bisa mencegah penumpukan protein dalam mata yang bisa menyebabkan katarak. Pepaya akan meningkatkan sistem metabolisme tubuh karena biasanya penderita katarak tidak bisa melakukan sintesa protein dengan baik. Protein yang berlebihan dalam tubuh akan meningkatkan kabut dalam makula dan menyebabkan katarak yang lebih buruk. Makan pepaya juga baik untuk menjaga kesehatan tubuh secara keseluruhan seperti untuk bagian pencernaan.

  1. Adas Manis

Beberapa orang percaya bahwa Adas manis juga membantu dalam mengobati katarak dan dapat dijadikan sebagai obat mata katarak herbal. Cukup dengan mengkonsumsi 6 gram adas manis setiap pagi dan pada malam hari secara rutin. Untuk hasil yang lebih baik, kita bisa mencampurnya dengan bubuk ketumbar dengan jumlah atau proporsi yang sama dengan Adas manis.

  1. Sayur Bayam

Sayuran bayam sering menjadi sayuran yang sangat favorit untuk anak-anak dan orang tua. Bayam adalah sayuran hijau yang sangat penuh dengan manfaat terutama untuk menjaga kesehatan mata. Bayam akan mengembalikan kesehatan makula mata dan menghapuskan bayangan yang sering menyebabkan katarak. Bayam merupakan  makanan yang mengandung antioksidan seperti vitamin dan mineral. Kandungan beta karoten dalam bayam juga bisa meningkatkan fungsi antioksidan. Anda bisa mengkonsumsi sayuran bayam yang sudah dimasak sebentar untuk mendapatkan khasiat terbaik.

  1. Teh Hijau

Teh hijau merupakan  obat katarak alami. Anda disarankan untuk mengkonsumsi satu cangkir teh hijau setiap pagi. Dengan manfaat kesehatan yang terkandung di dalam teh hijau, tentu saja anda akan tercegah dari beragam radikal bebas. Teh hijau merupakan makanan dengan antioksidan yang sangat tinggi dan diyakini mampu meremajakan sel serta membantu penglihatan yang sangat kuat.

  1. Ekstrak Bilberry

Obat mata katarak herbal lainnya adalah ekstrak bilberry. Ini adalah sebuah ramuan kuat yang tinggi akan flavonoid, tanin, dan anthocyanidins yang bekerja sama melawan infeksi, memeperkuat darah serta otot. Kemudian membantu lensa mata anda agar mampu beradaptasi dengan perubahan cahaya.

  1. S.Lutena

S-Lutena kaya akan lutein dan zeaxanthin. Kandungan lutein dan zeaxanthin dalam super lutein sangat bagus untuk memperbaiki kerusakan sel/saraf mata, dan kandungan DHA juga dapat memaksimalkan dalam mendukung lutein dan zeaxanthin dalam perbaikan gangguan kesehatan pada mata.

S.Lutena adalah suplemen kesehatan bertaraf internasional yang sangat laris dan terkenal di dunia. SLutena untuk mata hadir sebagai sebuah solusi terbaik obat mata yang menyelaraskan kebutuhan lutein harian tubuh kita yang diyakini sebagai anti oksidan pelindung mata Kita.

SLutena memiliki efek terapi tinggi untuk penyakit mata dan berbagai penyakit berat lainnya. Dengan kandungan buah dan sayur + DHA yang 100% alami, produk ini telah membantu banyak orang terbebas dari penderitaan panjang berbagai penyakit mata maupun penyakit lainnya. Produk ini juga sangat terkenal dan banyak di gunakan di hampir seluruh negara di dunia. SLutena untuk mata sangat bagus untuk kesehatan mata secara total, termasuk dapat pengobatan untuk penyakit mata. Kandungan lutein dan zeaxanthin dalam Super Lutein sangat bagus untuk memperbaiki kerusakan sel/saraf mata, dan kandungan DHA juga dapat memaksimalkan dalam mendukung lutein dan zeaxanthin dalam perbaikan gangguan kesehatan pada mata.

Obat Mata Katarak Herbal

Obat Mata Katarak Herbal

S Lutena memiliki kandungan nutrisi buah dan sayuran paling lengkap untuk membantu mengatasi berbagai macam penyakit sekaligus menjaga kesehatan. SLutena Untuk Mata adalah suplemen keseharian hasil dari ekstrak sayuran berwarna cerah & terdiri dari 6 macam karoteniod yang mencakup keseluruhan zat makanan yang dibutuhkan tubuh. S-Lutena Untuk Mata mengandung Vit E, B, dan DHA. Suplemen SLutena Untuk Mata ini merupakan pilihan terbaik bagi masyarakat modern yang ingin menjaga kesehatan mata dan keseimbangan nutrisi setiap hari.

S-Lutena Mengandung 6 Jenis karotenoid: Bahan utama S-Lutena ialah karotenoid. Karotenoid adalah pigmen organik yang terjadi secara alami di chromoplasts tanaman dan beberapa organisme fotosintetik lain. Karotenoid telah dikenal secara luas dalam beberapa tahun terakhir sebagai komponen penting dalam pencegahan penyakit dan hidup sehat. Karotenoid di S-Lutena termasuk lutein, zeaxanthin, alpha-karoten, beta – Carotene, Lycopene dan Crocetin, dan 5 komponen lainnya yaitu Blue Berry, Blackcurrant, Vitamin B kompleks, Vitamin E dan DHA.

Manfaat S Lutena Untuk Mata

  • Mampu meningkatkan penglihatan
  • Mampu memperbaiki rabun senja
  • Mampu memperbaiki rabun jauh/dekat
  • Mampu memperbaiki astigmatisme (silinder)
  • Mampu memperbaiki katarak
  • Mampu memperbaiki “floaters”
  • Mampu meningkatkan mutasi makula lutea
  • Dapat menyembuhkan penglihatan orang buta

Khasiat lain dari S Lutena adalah ampuh untuk mengobati : Darah Tinggi, Kanker, Tumor, Migrain, Stroke, Diabetes Melitus, Jantung, Kolesterol, Sembelit, Kulit Kering, Nyeri Haid/Haid Tidak Normal, Borok/Luka, Nyeri Sendi, Sakit Pinggang, mata Katarak, Rabun Jauh/Dekat, Eksim, Arteriosklerosis, Periodontosis, Mata Plus, Rabun Senja, Mata Silindris, Sakit Ginjal, Hepatitis, dsb.

Itulah 10 Obat Mata Katarak Herbal yang dapat Anda gunakan untuk mengobati katarak. Semoga bermanfaat ^^

Obat Mata Katarak Herbal

Posted in Uncategorized | Tagged , , , , , , , | Leave a comment

Obat Mata Bengkak Pada Anak

Obat Mata Bengkak Pada Anak

 

Obat Mata Bengkak Pada Anak – Mata bengkak juga bisa menimpa seorang anak. Penyebab mata bengkak pada anak hampir sama dengan yang dialami orang dewasa. Bisa karena trauma, infeksi, atau masalah kesehatan lainnya.

Obat Mata Bengkak Pada Anak

Obat Mata Bengkak Pada Anak

Berikut penyebab mata bengkak pada anak antara lain :

  1. Infeksi

Bakteri dan virus merupakan penyebab paling umum mata bengkak pada anak. Konjungtivitas merupakan infeksi umum yang terjadi pada mata di bagian yang warna putih, dan dapat menyebabkan pembengkakkan di kelopak mata.

Biasanya dimulai dengan mata yang agak kemerahan atau kekuningan. Mata anak mungkin gatal atau terbakar, kemudian menghasilkan air mata tambahan. Konjungtivitas mudah sekali menyebar di tubuh anak karena teknik mencuci tangan yang buruk.

  1. Selulitis

Selulitis adalah infeksi umum pada kulit dan jaringan lunak di bawah kulit. Ini terjadi ketika bakteri menyerang kulit yang rusak atau normal dan mulai menyebar di bawah kulit serta ke dalam jaringan lunak. Akibatnya bisa terjadi infeksi dan peradangan.

Periorbital dan orbital selulitis juga dapat menyebabkan mata bengkak. Selulitis periorbital adalah infeksi bakteri yang biasanya didahului oleh infeksi sinus pada anak. Bakteri menginfeksi kulit di sekitar mata, termasuk kelopak mata. Kondisi terus memburuk dan berkembang serius menjadi selulitis orbital jika infeksi terjadi di belakang mata sehingga terjadilah abses.

Selulitis periorbital membutuhkan antibiotik, tetapi selulitis orbital perlu antibiotik intravena jangka panjang atau intervensi bedah. Konsultasikan dulu dengan dokter untuk mengetahui pengobatan yang tepat.

  1. Trauma

Trauma langsung yang terjadi di mata juga dapat menyebabkan mata bengkak. Trauma yang terjadi pada mata di kalangan anak-anak biasanya disebabkan pensil atau benda tajam lainnya. Belum lagi serangga dan kutu.

  1. Alergi

Anak-anak rentan mengalami mata berair, mata gatal, dan bisa juga memiliki reaksi yang berbeda akibat alergi terhadap obat-obatan atau produk makanan tertentu. Sering menggosok bagian mata untuk mengurangi rasa gatal dapat menyebabkan mata bengkak.

Obat Mata Bengkak Pada Anak

Lingkungan yang kurang higienis maupun debu dapat menjadi penyebab mata bengkak pada anak. Karena itu dengan cara mengatasi mata bengkak pada anak secepatnya, penyakit yang terjadi diharapkan tidak bertambah parah. Justru dengan penanganan sejak dini, maka mata yang bengkak akan cepat kempes dan sembuh seperti sedia kala. Berikut ini Obat Mata Bengkak Pada Anak :

  1. Kompres Es Batu

Cara yang paling sering dilakukan yaitu dengan kompres mata anak yang bengkak menggunakan es batu. Biasanya ini akan meredakan nyeri maupun bengkak. Beberapa jenis-jenis infeksi mata pada anak yang membuat mata bengkak dapat disembuhkan dengan cara ini.

  1. Kompres Air Hangat

Cara selanjutnya yaitu dengan kompres air hangat. Jika air dingin meredakan bengkak dan nyeri, maka air hangat akan melancarkan peredaran darah di sekitar daerah yang membengkak. Sehingga bengkak dapat mereda dan anak dapat melihat dengan normal kembali. Untuk mempercepat pemulihan berikan juga jenis makanan untuk kesehatan mata anak.

  1. Bawang Putih

Cara mengatasi mata bengkak pada anak selanjutnya yaitu dengan menggunakan bawang putih. Bawang putih terkenal memiliki sifat yang berfungsi sebagai anti biotik. Oleh sebab itu dengan menempelkan bawang putih pada mata yang bengkak, maka dapat menjadi salah satu cara mengatasi sakit mata pada anak dengan jalan  meredakan peradangan dan mengempeskan bengkak.

  1. Daun Sirih

Obat mata bengkak pada anak alami lainnya yaitu dengan daun sirih. Tumbuk beberapa lembar daun sirih dan tempel pada area yang bengkak. Anti radang pada daun dapat menyembuhkan pembengkakan dan warna merah di sekitar kelopak mata. Usahakan untuk mengetahui penyebab sakit mata pada anak supaya pengobatan yang dilakukan tepat dan sesuai.

  1. Jaga Kebersihan

Cara paling aman dengan mengajarkan anak untuk selalu menjaga kebersihan. Oleh sebab itu manfaat mengajarkan anak cuci tangan yang diterapkan sejak kecil dapat berguna menghindari berbagai jenis penyakit. Karena itu pastikan tangan anak selalu higienis saat mengucek mata supaya tidak terjadi iritasi.

  1. Mentimun

Obat mata bengkak pada anak ini memiliki kandungan anti oksidan yang tinggi, sehingga mentimun ini dapat dipakai untuk meredakan mata bengkak. Caranya dengan menempel irisan mentimun di kelopak mata beberapa saat sampai mata terasa dingin dan mereda sakitnya. Selain dapat mengobati mata bengkak, manfaat sayuran untuk anak juga berfungsi memberikan asupan vitamin dan mineral bagi tubuh.

  1. Kantung Teh

Kantung teh juga dapat dipakai untuk obat mata bengkak pada anak. Hal ini karena kandungan dalam teh yang penuh dengan anti oksidan. Sehingga bubuk teh dapat meredakan rasa nyeri dan bersifat sebagai anti radang untuk mengurangi pembengkakan. Selain itu untuk mempercepat kesembuhan sebaiknya jauhkan makanan yang asin sementara waktu, karena bahaya garam untuk anak dapat memperparah bengkak pada mata.

  1. Bubuk Kopi

Penggunaan bubuk kopi juga dapat meredakan mata yang bengkak. Oleskan bubuk kopi pada area mata yang bengkak selama beberapa menit. Pastikan untuk membilas bubuk kopi sebersih mungkin untuk mencegah terjadinya belekan pada anak yang berbahaya karena sisa kotoran berupa bubuk kopi tersebut.

Itulah 8 Obat Mata Bengkak Pada Anak secara alami. Dengan pengobatan alami maka mata dapat segera pulih dari bengkak dan orang tua tidak perlu merasa cemas akan efek sampingnya dibanding menggunakan obat-obatan tertentu. Namun apabila kesembuhan tidak terjadi setelah beberapa hari, segera bawa anak ke dokter untuk mendapatkan pengobatan lebih lanjut. Semoga bermanfaaat ^^

Obat Mata Bengkak Pada Anak

Posted in Uncategorized | Tagged , , , , , , , , , | Leave a comment

Penyakit Mata Ablasio Retina

Penyakit Mata Ablasio Retina

 

Penyakit Mata Ablasio Retina adalah suatu gangguan pada mata yang terjadi ketika retina (lapisan jaringan di belakang mata yang memproses cahaya) terlepas dari jaringan yang ada di sekitarnya. Ini merupakan salah satu gangguan mata yang serius karena bisa menyebabkan kebutaan.

Penyakit Mata Ablasio Retina

Penyakit Mata Ablasio Retina

Kebutaan bisa terjadi karena retina tidak bekerja dengan baik, penderita ablasio retina akan mengalami kehilangan penglihatan yang permanen jika pasien tidak diobati dengan cepat dan tepat. Ablasio retina terjadi ketika vitreous (material normal pada bola mata berbentuk cairan kental) menorobos masuk melalui lubang yang disebabkan oleh robekan retina. Kemudian vitreous akan terkumpul di bawah retina. Semakin banyak robekan, maka viterous akan semakin menumpuk dan akhirnya akan menyebabkan retina terlepas dari jaringan penyokongnya. Area dimana retina terlepas dari jaringan di sekitarnya akan kehilangan suplai darah dan menyebabkan bagian ini berhenti bekerja sehingga penglihatan akan hilang.

Ada 3 jenis ablasio retina, diantaranya:

  • Ablasio Retina Regmatogenosa

Munculnya robekan pada retina yang menyebabkan cairan dari badan kaca menjadi mudah masuk ke dalam celah potensial antara sel pigmen epitel dengan retina.

  • Ablasio Retina Eksudatif

Munculnya tarikan pada retina karena adanya penimbunan cairan subretina yang disebabkan oleh keluarnya cairan dari pembuluh darah retina dan koroid. Ablasio jenis ini umumnya terjadi pada pasien yang mengalami peradangan atau tumor intraocular.

  • Ablasio Retina Traksi

Munculnya tarikan pada retina karena jaringan retina lepas yang disebabkan oleh tarikan jaringan perut dan badan kaca sehingga retina terdorong ke luar dari lapisan epitel oleh sambungan jaringan fibrosa dalam badan kaca. Ablasio jenis ini umumnya terjadi pada ibu-ibu pasca melahirkan.

Penyebab Penyakit Mata Ablasio

  1. Faktor Usia

Seiring bertambahnya umur akan terjadi penipisan retina terutama bagi pasien lanjut usia. yang diikuti dengan penyusutan korpus vitreum secara alami dan menyebabkan munculnya robekan pada retina mata. Itulah sebabnya mengapa ablasio retina lebih sering terjadi pada usia 40-70 tahun.

  1. Trauma Mata

Pada umumnya pasien ablasio retina berada pada rentang umur 40-70 tahun karena faktor usia, tetapi tidak menutup kemungkinan untuk ablasio retina diderita oleh anak-anak dan remaja. Trauma mata adalah salah satu penyebab ablasio retina mungkin untuk diderita oleh anak-anak dan remaja. Trauma mata yang dapat menyebabkan robeknya retina adalah trauma mata berat. Trauma mata seperti mata terkena mesin, raket, cairan kimia, dan masih banyak lagi trauma mata lainnya yang dapat menyebabkan timbulnya luka dan pendarahan dalam di sekitar retina hingga akhirnya menimbulkan robeknya retina.

  1. Menderita Miopi Tinggi (Rabun Jauh)

Miopi adalah penyebab lain ablasio retina dapat menyerang pasien anak-anak dan remaja. Pada penderita miopi (rabun jauh) tinggi dapat terjadi penipisan dan degenerasi di daerah perifer retina, hingga terjadi pengenceran cairan vitreus dan menjadi penyebab timbulnya robekan pada retina. Dan biasanya penyakit ini menyerang pasien miopi yang memiliki dioptri mata diatas 6.

  1. Pasca Operasi Katarak

Pasca operasi akan timbul bekas luka yang menyebabkan melemahnya otot mata sehingga tidak mampu menopang saraf-saraf. Keadaan ini akan menyebabkan terjadi peradangan dan pendarahan yang menimbulkan resiko robeknya retina mata.

  1. Faktor Genetik

Waspadalah jika kalian memiliki keluarga yang merupakan pasien dari ablasio retina, itu artinya Anda memiliki resiko lebih besar untuk menderita ablasio bahkan di usia muda. Jadi pastikan untuk rajin memeriksa kesehatan mata terutama jika sudah mulai muncul gejala-gejala penyakit ablasio retina, untuk melakukan pencegahan dini.

  1. Menderita Peradangan

Peradangan mata yang kronis dapat menyebabkan timbulnya kekeruhan dan garis-garis tipis seperti benang disekitar retina mata sehingga akan membuat kemampuan melihat pasien jadi menurun. Baca juga: Ciri-ciri Mata Belekan.

  1. Pengaruh Komplikasi Diabetes

Penderita diabetes biasanya disebabkan oleh mengkonsumsi gula dalam kadar yang tinggi. Pengaruh diabetes dapat menyebabkan sobekan pada retina karena berhubungan dengan mengkonsumsi kadar gula yang tinggi dapat menyebabkan penggumpalan dan penghambatan pada pembuluh darah di mata sehingga dapat terjadi sobekan yang mempengaruhi turunnya kemampuan penglihatan.

Pencegahan Penyakit Ablasio Retina

Mencegah lebih baik daripada mengobati, berikut hal-hal yang dapat Anda lakukan untuk mengantisipasi penyakit mata ablasio retina:

  • Periksakan mata anda segera ke dokter jika anda melihat adanya floaters, kilatan cahaya, atau merasa adanya perubahan pada penglihatan anda. Penegakan diagnosis lebih awal akan lebih baik daripada terlambat mengetahuinya. Hal ini akan mempengaruhi perbaikan peglihatan mata anda.
  • Pemeriksaan mata juga bisa dilakukan untuk mengetahui adanya perubahan pada mata anda yang tidak disadari. Pengobatan awal akan mencegah masalah mata anda berkembang lebih serius.
  • Cek kesehatan mata anda sekali dalam setahun atau lebih sering jika anda mengalami beberapa masalah kesehatan seperti diabetes yang menyebabkan komplikasi pada mata. Pemeriksaan mata secara teratur juga penting jika anda mengalami rabun jauh (miopi) yang berat karena keadaan ini akan lebih sering menyebabkan ablasio retina.
  • Jika anda mengalami diabetes dan tekanan darah tinggi, maka kontrol kondisi tersebut karena akan membantu menjaga pembuluh darah mata anda yang berguna bagi kesehatan mata.
  • Gunakan pelindung mata jika memang dibutuhkan. Gunakan kacamata untuk olahraga dengan lensa polikarbonat jika anda bermain olahraga yang menggunakan raket dan bola atau olahraga lainnya yang bisa membahayakan mata anda. Anda juga bisa menggunakan pelindung mata jika bekerja dengan mesin, bahan kimia, atau peralatan kerja lainnya.

Penyakit Mata Ablasio Retina

Posted in Uncategorized | Tagged , , , , , , , , | Leave a comment

4 Jenis Penyakit Mata Menular

4 Jenis Penyakit Mata Menular

 

4 Jenis Penyakit Mata Menular – Mata merupakan salah satu indera yang memiliki fungsi penting. Bila indera penglihatan ini sakit, maka aktivitas Anda akan terganggu.

4 Jenis Penyakit Mata Menular

4 Jenis Penyakit Mata Menular

Penyakit mata bisa disebabkan beberapa faktor seperti debu, virus, atau bakteri. Biasanya penyakit mata yang disebabkan virus dan bakteri dapat mudah menular. Agar terhindar dari penyebaran sakit mata sebaiknya kenali jenis penyakit mata menular dan cara mengatasinya :

  1. Konjungtivitis (Mata Merah)

Konjungtivitis adalah peradangan yang muncul karena terdapat infeksi pada konjungtiva. Penyebab munculnya penyakit ini bermacam-macam, antara lain infeksi olah virus atau bakteri, alergi terhadap debu, serbuk sari, bulu binatang, zat kimia, dan lain sebagainya. Konjungtivitis yang menular merupakan konjungtivitis yang disebabkan oleh infeksi karena virus atau bakteri, sedangkan jika disebabkan oleh alergi cenderung tidak menular.

Gejala dari penyakit ini antara lain: terjadi pembengkakan pada mata, mata cenderung berair, terasa gatal, terasa kabur, dan sensitif terhadap cahaya, serta produksi kotoran mata meningkat dari biasanya terutama saat bangun tidur. Seperti yang sudah dijabarkan sebelumnya konjungtivitis yang disebabkan oleh virus dan bakteri cenderung menular, lalu bagaimana cara menularnya? Mitos yang sering muncul di masyarakat adalah jangan menatap mata pasien konjungtivitis karena dapat menularkan konjungtivitis yang diidap pasien.

Pada dasarnya penyakit ini menular karena penyebab dari penyakit ini berpindah, misal penyakit ini disebabkan oleh bakteri maka ketika bakteri penyebab penyakit itu berpindah dari mata yang sakit kepada mata yang sehat maka penyakit ini pasti akan menular. Misal saat anda menggosok mata yang sakit menggunakan tangan anda, kemudian lupa mencuci tangan terlebih dahulu dan menggosok mata yang sehat. Otomatis bakteri penyebab konjungtivitis akan berpindah dan menyebabkan mata yang sehat tertular penyakit konjungtivitis juga.

Cara mengatasi:

Dengan membersihkan kelopak mata menggunakan air hangat, berikan obat tetes mata atau salep yang mengandung antibiotik sesuai dengan anjuran dokter, dan pastikan untuk membersihkan tangan sebelum dan sesudah menyentuh mata yang sakit.

  1. Trakoma

Trakoma adalah infeksi yang terjadi pada konjungtiva yang disebabkan oleh bakteri Chlamydia Trachomatis dengan gejala awal mata merah, produksi kotoran mata meningkat, kornea terlihat keruh, dan terjadi pembengkakan pada mata dan kelenjar getah bening. Waspadalah jika konjungtiva dan kornea telah membentuk jaringan parut dan bulu mata terlipat ke dalam, itu artinya trakoma yang dialami sudah kronis jadi pastikan untuk segera konsultasi ke dokter.

Trakoma dapat menular jika bakteri penyebab penyakit ini berpindah ke mata yang sehat. Perpindahan bakteri ini dapat terjadi dengan bermacam-macam cara, diantaranya:

  • Menyentuh mata yang sehat dengan tangan yang kotor (terutama jika tangan habis menyentuh mata yang sakit).
  • Menggunakan handuk dan peralatan (yang menyentuh mata) yang sama dengan pasien trakoma.

Cara mengatasi:

Untuk mengatasi penyakit trakoma gunakan salep antibiotik yang berisi tetracyclin dan erythomycin atau antibiotik dalam bentuk tablet. Dan jika konjungtiva dan kornea telah membentuk jaringan parut dan bulu mata terlipat ke dalam, itu artinya trakoma yang dialami sudah kronis jadi pastikan untuk segera konsultasi ke dokter.

  1. Hordeolum (Mata Bintitan)

Hordeolum adalah peradangan akut pada kelenjar kelopak mata yang disebabkan oleh infeksi staphylococcus. Jika infeksi menyerang kelenjar meibom maka akan terjadi hordeolum internum dengan pembengkakan yang cenderung besar dan mengarah ke konjungtiva tarsal, tetapi jika infeksi menyerang kelejar zies dan moll maka akan terjadi hordeolum eksternum dengan pembengkakan yang cenderung lebih kecil dan mengarah ke kulit kelopak.

Gejala yang akan muncul adalah pembengkakan, rasa nyeri, dan rasa seperti terbakar pada kelopak mata, dan rasa nyeri saat menekan kulit di dekat pangkal bulu mata. Sama seperti konjungtivitis, ada mitos yang tersebar untuk tidak menatap mata pasien yang terkenda penyakit hordeolum karena dapat menular tetapi kenyataannya itu tidak benar. Karena penyakit ini disebabkan oleh infeksi bakteri maka penyakit ini dapat menular, cara penularannya sama seperti konjungtivitas melalui sentuhan tangan yang terkena bakteri staphylococcus. Jadi jaga kebersihan tangan untuk memperkecil kemungkinan tertularnya penyakit ini.

Cara mengatasi:

Menurut beberapa kasus hordeolum pada umumnya diatasi dengan cara mengompres mata menggunakan air hangat dan menggunakan salep sesuai anjuran dokter. Jika pembengkakan pada kelopak mata tidak kunjung mengecil, maka mungkin akan dilakukan insisi untuk mengeluarkan nanah. Ketika bengkak tersebut sudah pecah maka pastikan untuk membersihkan nanah tersebut supaya tidak terjadi kembali infeksi atau semakin menyebar bakteri penyebab hordeolum ini.

  1. Uveitis

 Uveitis adalah penyakit yang disebabkan karena peradangan pada lapisan tengah mata (uveal). Gejala dari penyakit ini adalah penglihatan pasien menurun (kabur), muncul rasa nyeri, mata memerah, dan sensitif terhadap mata.

Uveitis ada yang menular dan ada yang tidak, sama seperti konjungtivitis uveitis yang menular adalah uveitis yang disebabkan oleh infeksi bakteri diantaranya: bakteri tuberkulosis, toxoplasma, streptokokus, dan virus herpes. Uveitis dalam jangka panjang dapat berdampak buruk, yaitu: menimbulkan kerusakan mata, penyakit mata ablasio retina, katarak, dan glaukoma.

Cara mengatasi:

Lakukan pemeriksaan ke dokter untuk mengetahui penyebabnya agar bisa dilakukan penanganan yang tepat. Tetapi pada umumnya sering dilakukan terapi sistemik, corticosteroid, obat anti-infeksi, anti-mikroba, dan vasodilator. Pastikan untuk cepat periksa ke dokter jika mengalami gejala uveitis, agar lebih mudah disembuhkan dan tidak menimbulkan kerusakan pada mata.

Itulah 4 Jenis Penyakit Mata Menular. Jagalah selalu kesehatan dan kebersihan mata Anda, agar terhindar dari virus dan bakteri yang bisa saja menginfeksi mata Anda. Semoga bermanfaat ^^

4 Jenis Penyakit Mata Menular

Posted in Uncategorized | Tagged , , , , , , , , , , , , | Leave a comment

8 Penyakit Mata Yang Disebabkan Oleh Bakteri

8 Penyakit Mata Yang Disebabkan Oleh Bakteri

 

8 Penyakit Mata Yang Disebabkan Oleh Bakteri — Penyakit mata sangat beragam dan tidak semuanya dapat menular. Jika penyakit mata disebabkan virus atau bakteri maka bisa menular, sedangkan jika penyebabnya alergi tidak akan menular. Cara penanganan dan pencegahan macam-macam penyakit mata ini pun berbeda, tergantung penyebabnya.

Nahh, kali ini kami akan membahas mengenai penyakit mata yang disebabkan oleh bakteri. Apa saja jenis penyakit mata yang disebabkan oleh bakteri ?? Berikut ulasannya :

  1. Blefaritis

Peradangan yang terjadi pada kelopak mata akibat produksi minyak berlebihan dan berasal dari lapisan mata. Memiliki gejala berupa mata merah, panas, nyeri, gatal, berarti, terdapat luka di bagian kelopak mata dan membengkak, bahkan rontoknya bulu mata. Blefaritis terbagi dua jenis, yaitu blefaritis anterior (peradangan mata bagian luap depan yaitu di melekatnya bulu mata, disebabkan bakteri stafilokukus). Dan blefaritis posterior (peradangan di kelopak mata bagian dalam, bagian kelopak mata dan bersentuhan dengan mata, disebabkan adanya kelainan pada kelenjar minyak).

Untuk menangani penyakit ini, rajinlah membersihkan sekitar kelopak mata untuk menghilangkan kelebihan minyak dengan menggunakan pembersih khusus. Salep antibiotika untuk membunuh bakteri.

  1. Hordeolum

8 Penyakit Mata Yang Disebabkan Oleh Bakteri

Hordeolum

Bintitan atau timbilan dikenal dalam istilah medis sebagai hordeolum. Hordeolum merupakan infeksi ringan pada kelenjar yang terletak di kelopak mata. Ciri infeksinya adalah benjolan merah pada kelopak mata (mirip jerawat) yang biasanya menimbulkan rasa sakit. Ada dua jenis hordeolum:

  • Hordeoulum internal (interna) – infeksi terjadi di dalam garis bulu mata
  • Hordeolum eksternal (eksterna) – infeksi terjadi di luar garis bulu mata.

Hordeolum disebabkan karena penyumbatan pada kelenjar minyak yang terletak di sepanjang tepi kelopak mata. Kelanjar ini menghasilkan minyak, dan penyumbatan akan memblokir kelancaran drainase kelenjar. Jika terdapat bakteri yang terjebak di dalam kelenjar, maka akan terjadi infeksi, lalu bernanah dan menyebabkan kemerahan dan peradangan.

Sekitar 90 persen lebih kasus hordeolum disebabkan oleh bakteri Staphylococcus aureus atau “Staph“. Hordeolum dapat muncul di dua lokasi mata dalam satu waktu dan sangat mungkin untuk kambuh kembali.

  1. Keratitis Bakteri

Keratitis adalah peradangan lapisan kornea. Gejala keratitis bakteri yang timbul adalah mata merah yang terasa sakit, berat, dan mengeluarkan cairan lengket (belekan) sehingga terkesan kotor. Setiap bangun tidur pagi penderita akan mengeluhkan kelopak mata yang sulit terbuka.

Agen bakteri penyebabnya bermacam-macam, dari Staphylococcus, Pseudomonas, Haemophilus, Streptococcus, dan golongan Enterobacteriacea. Pemicu infeksi ini adalah higienitas yang kurang terjaga, trauma seperti masuknya benda asing, dan pemakaian contact lens berkepanjangan dan kurang dijaganya kebersihan dari contact lens tersebut.

  1. Ulkus Kornea (UK)

Infeksi pada kornea bagian luar dan biasanya terjadi akibat jamur, virus, protozoa, atau beberapa jenis bakteri seperti stafilokokus, pseudomonas atau pneumokukus. Awalnya bisa karena kelilipan atau tertusuk benda asing. Penyakit ini bisa terjadi di seluruh permukaan kornea sampai bagian dalam dan belakang kornea. Ketika penyakit ini memburuk dapat menyebabkan komplikasi infeksi di bagian kornea yang lebih dalam, perforasi kornea (terjadi lubang), kelainan letak iris (Selaput pelangi) dan kerusakan mata. Memiliki gejala mata merah, gatal, berair, nyeri, muncul kotoran mata, peka pada cahaya, terdapat bintik nanah warna kuning keputihan pada bagian kornea, dan gangguan penglihatan.

  1. Endoftalmitis

Endoftalmitis

Endoftalmitis juga merupakan peradangan yang terjadi di dalam bola mata, namun lebih luas dan lebih berat dibandingkan dengan uveitis. Selain itu, endoftalmitis juga merupakan peradangan yang supuratif (menghasilkan nanah), terjadi baik di segmen depan ataupun belakang bola mata.

Penyebab endoftalmitis adalah bakteri atau jamur, didapatkan dari luar (eksogen) maupun dari dalam (endogen). Pada endoftalmitis eksogen, biasanya merupakan komplikasi dari keratitis dan ulkus kornea, sehingga patogen masuk hingga menembus kedalam bola mata. Sedangkan pada endoftalmitis endogen, bakteri atau jamur berasal dari dalam darah, yang bersirkulasi hingga sampai ke pembuluh darah dalam mata dan menyebabkan infeksi berat. Hal ini dapat terjadi apabila penderita sudah mengalami ‘sepsis’.

  1. Mata Belekan

Belekan biasanya terjadi pada anak-anak dan bayi, hal ini karena masih rentan terhadap infeksi dan terkena virus. Biasanya disebabkan oleh infeksi bakteri atau virus yang menyebabkan mata mengeluarkan kotoran yang cukup banyak dan sulit berhenti. Biasanya bulu mata akan menempel dan sulit untuk di buka karena adanya tahi mata yang terlalu banyak.

Untuk mengatasi belekan terutama pada anak anak biasanya hindari dari kontak langsung terhadap lingkungan berdebu. Selain itu hindari makanan yang dapat menyebabkan panas dalam seperti cokelat dan gorengan. Jika tidak kunjung sembuh dalam 5 hari anda dapat membawanya ke dokter terkait.

  1. Konjungtivitis

Merupakan penyakit mata akibat iritasi atau peradangan akibat infeksi di bagian selaput yang melapisi mata. Gejalanya mata memerah, berarir, terasa nyeri, gatal, penglihatan kabur, dan keluar kotoran. Penyakit ini mudah menular dan bisa berlangsung berbulan-bulan. Beberapa faktor menjadi penyebabnya, seperti infeksi virus atau bakteri, alergi (debu, serbuk, angin, bulu atau asap), pemakaian lensa kontak dalam jangka waktu panjang dan kurang bersih. Bayi pun bisa mengalami sakit mata, hanya penyebabnya berbeda yaitu karena infeksi ketika melewati jalan lahir. Pada bayi, penyakit ini disebut konjungtivitis gonokokal dan umumnya mata bayi baru lahir akan ditetesi obat mata atau salep antibiotika untuk mematikan bakteri penyebabnya. Jika Anda atau keluarga mengalami penyakit ini, lakukan penanganannya dengan cara berikut: Kompres mata dengan air hangat Gunakan obat tetes mata atau salep antibiotika seseui resep dokter. Bersihkan tangan sebelum mengoleskan salep agar iritasi tidak tambah parah. Cegah penularan penyakit ke orang lain dengan memisahkan alat-alat yang digunakan oleh Anda dan orang-orang.

  1. Trakoma

Infeksi pada mata yang disebabkan bakteri Chlamydia trachomatis yang berkembang biak di lingkungan kotor atau bersanitasi buruk serta bisa menular. Penyakit ini sering menyerang anak-anak, khususnya di negara berkembang. Memiliki gejala : mata memerah, mengeluarkan kotoran, pembengkakan kelopak mata dan kelenjar getah bening dan kornea terlihat keruh.

Itulah 8 Penyakit Mata Yang Disebabkan Oleh Bakteri. Jagalah selalu kebersihan dan kesehatan mata Anda. Semoga bermanfaat ^^

8 Penyakit Mata Yang Disebabkan Oleh Bakteri

Posted in Uncategorized | Tagged , , , , , , , , , , , , , , , , , , , | Leave a comment

4 Jenis Penyakit Kelopak Mata

4 Jenis Penyakit Kelopak Mata

 

4 Jenis Penyakit Kelopak Mata – Mata adalah organ penglihatan manusia, menjalankan fungsinya dengan menangkap cahaya dan meneruskannya kepada ‘layar’ retina di ujung belakang kelopak mata, dimana terkumpul juluran saraf penglihatan yang disebut saraf optik. Bagian terluar bola mata adalah lapisan selaput bernama kornea. Cahaya akan masuk ke dalam mata melewati lubang kecil yang bernama pupil. Kecil dan besarnya ukuran pupil ini diatur oleh otot-otot halus yang dapat berkontraksi dan berelaksasi yang disebut dengan iris, bagian ini jugalah yang memberikan warna pada bola mata manusia, seperti hitam, coklat, hingga biru dan hijau.

4 Jenis Penyakit Kelopak Mata

4 Jenis Penyakit Kelopak Mata

Sedangkan kelopak mata berfungsi sebagai pelumas mata dan melindungi mata dari benda asing maupun cahaya. hal ini juga memfasilitasi fungsi sekeresi minyak dan aliran air mata yang tepat. Dengan demikian sangat penting untuk mencegah dan menghindari infeksi pada kelopak mata yang umum terjadi pada semua umur.

Ada berbagai macam penyakit mata yang terjadi baik yang kita sadari maupun tidak. Seperti halnya, saat tiba-tiba mata kita terasa sakit saat berlama-lama di depan layar komputer atau ketika kita membaca buku di maham hari sambil berbaring atau sakit karena virus dan bakteri. Meskipun sakit yang kita rasakan tersebut tak selalu penyakit mata yang menular tetapi jika tidak diketahui penyebabnya akan merusak mata. Seperti contohnya infeksi, infeksi biasanya terjadi ketika bakteri menyerang kulit yang ada di sekitar mata. Hal ini dapat disebabkan oleh penyumbatan pada kelenjar sebaceous, juga dikenal sebagai kelenjar minyak yang ditemukan di tepi bulu mata. Namun tanda-tanda yang paling umum dari infeksi ini adalah peradangan dan kemerahan.

Meskipun infeksi yang terjadi kelopak mata menyebakan rasa ketidaknyamanan, sakit dan gangguan pemandangan, umumnya tidak sangat berbahaya dan tidak menyebabkan kerusakan mata dalam jangka panjang . Namun sangat penting mengetahui dan mengobati infeksi secepat mungkin, karena jika diabaikan bisa berpotensi membahayakan. Berikut 4 Jenis Penyakit Kelopak Mata yang harus Anda ketahui :

  1. Blepharitis

Blepharitis adalah jenis peradangan yang terjadi pada kelopak mata, dan biasanya disebabkan akibat adanya bakteri, virus, alergi atau ada penyumbatan pada kelenjar kelopak mata tertentu. Ini merupakan kondisi kronis atau tidak sepenuhnya bisa disembuhkan.

Gejala: Umumnya menyebabkan kemerahan pada kelopak mata yang disertai rasa gatal, bengkak, dan bersisik di dasar bulu mata. Kelenjar minyak juga bisa terpengaruh karena ketidakseimbangan hormon. Bagi orang yang menderita blepharitis biasanya mengalami rasa panas, mata kering, pandangan yang kabur, dan sensitiv cahaya, pengerasan kulit pada daerah bulu mata, berwarna kemerahan dan pterjadi embengkakan pada mata atau kelopak mata.

  1. Selulitis

Ini adalah bentuk infeksi parah yang terjadi pada kelopak mata, yang sebagian besar kasus disebabkan oleh bakteri karena ada luka pada kulit, sinus, atau gigitan serangga pada kelopak mata. Jika tidak ditangani dengan baik, infeksi ini bisa lebih parah dan bahkan menyebar ke seluruh wajah dan menyebabkan pembengkakan. Dalam kasus paling buruk, infeksi ini juga dapat mempengaruhi bolat mata.

Gejala: Gejala umumnya termasuk kemerahan, rasa nyeri, pembengkakan pada kelopak mata, kelopak mata terasa panas, pandangan kabur, mata berair, berkurangnya pandangan, keluar nanah dan seringkali demam ringan. Dalam kasus yang sangat buruk bisa menyebabkan sakit kepala, demam tinggi, gerakan bola mata yang terbatas dan bahkan kehilangan penglihatan.

  1. Bintitan

Infeksi kelopak mata lainnya yang umum adalah bintitan. Hal ini adalah benjolan didekat tepi mata yang menyebabkan rasa sakit, akibat infeksi yang terjadi pada folikel bulu mata. Bakteri yang biasanya tidak berbahaya dapat menyebabkan infeksi pada kasus kulit yang luka. Terjadinya timbilan juga bisa disebabkan karena menggosok mata dengan tangan yang membawa bakteri. Timbilan umumnya tidak menyebabkan kerusakan pada mata dan seringkali akan menghilang dengan sendirinya dalam beberapa hari. Jenis infeksi kelopak mata yang satu ini seringkali bisa menular, dan dalam kasus infeksi yang berat bantuan medis dibutuhkan, kadang dibutuhkan antibiotik.

Gejala: Gejala timbilan umum termasuk kelopak mata memerah dan benjolan yang seringkali menimbulkan rasa sakit. Benjolan ini umumnya terjadi ditepi kelopak mata, dan seringkali bernanah di dalamnya. Perasaan mengganjal merupakan gejala yang umum dan seringkali disertai dengan iritasi dan mata berair. Ketika nanah keluar, benjolan biasanya mengempes.

  1. Ptosis

Ptosis adalah kondisi saat kelopak mata atas Anda turun. Seiring bertambahnya usia, kelopak mata bawah sering kali mulai menurun akibat berkurangnya kekuatan otot yang mengendalikan kelopak mata. Namun, bila yang turun adalah kelopak mata atas, penglihatan Anda dapat terganggu.

Tergantung pada keparahan kondisi, menurunnya kelopak mata dapat menghalangi atau mengurangi penglihatan, tergantung seberapa banyak kondisi ini menutupi pupil. Pada umumnya, kondisi akan membaik, baik secara alami atau melalui intervensi medis.

Gejala : salah satu atau kedua kelopak mata Anda mengendur. Pada beberapa kasus, kondisi ini dapat mempengaruhi penglihatan Anda. Namun, banyak orang yang tidak merasakan mengendurnya kelopak mata atau bahkan tidak terjadi sama sekali. Anda mungkin juga dapat mengalami mata yang sangat kering atau sangat berair, serta wajah Anda mungkin akan terlihat lelah.

Itulah 4 Jenis Penyakit Kelopak Mata yang harus Anda ketahui. Jagalah selalu kesehatan dan kebersihan mata Anda agar terhindar dari bakteri dan virus yang dapat menginfeksi mata Anda. Semoga bermanfaat ^^

4 Jenis Penyakit Kelopak Mata

Posted in Uncategorized | Tagged , , , , , , , , , , , , | Leave a comment

Penyakit Mata Keratitis

Penyakit Mata Keratitis

 

Penyakit Mata Keratitis – Keratitis adalah peradangan (inflamasi) pada kornea. Kornea sendiri merupakan lapisan paling luar bola mata bagian depan-tengah tidak berwarna alias transparan sehingga dari jauh terlihat hitam/coklat sesuai dengan warna iris yang berada di bagian dalamnya.

Penyakit Mata Keratitis

Penyakit Mata Keratitis

Dalam istilah medis, adanya suatu inflamasi ditandai dengan –itis, tergantung dari organ apa yang terkena infeksi sehingga radang kornea disebut sebagai keratitis. Peradangan ini dapat timbul karena proses infeksius maupun non-infeksius. Infeksi merupakan suatu kondisi dimana mikroba masuk ke dalam tubuh kita. Mikroba yang menyebabkan infeksi dapat berupa bakteri, virus, parasit atau jamur. Sedangkan proses non-infeksi biasa disebabkan oleh adanya trauma ringan, luka kecil pada bagian kornea, atau menggunakan lensa kontak terlalu lama.

Gejala awal keratitis adalah mata merah. Gejala ini kemudian bisa disertai dengan gejala lainnya, seperti:

  • Mata nyeri, bengkak, dan iritasi.
  • Sensitif terhadap cahaya.
  • Mengeluarkan air mata atau kotoran mata terus-menerus.
  • Tidak bisa membuka mata.
  • Sensasi adanya benda kecil seperti pasir di dalam mata.
  • Perubahan kualitas penglihatan, seperti tidak fokus dalam melihat objek atau penurunan ketajaman penglihatan.

Segera periksakan diri Anda ke dokter jika merasakan gejala-gejala tersebut. Penanganan keratitis yang dilakukan secara cepat dan tepat akan menjauhkan Anda dari komplikasi serius.

Jenis dan komplikasi

Kondisi ini bisa dikategorikan ke dalam dua jenis, yaitu keratitis yang tidak menular dan menular. Keratitis tidak menular (misalnya karena cedera) yang tidak ditangani dengan saksama bisa bertambah parah dan mengalami infeksi yang kemudian bisa berubah menjadi keratitis menular.

Jika terus dibiarkan berkembang semakin parah, keratitis berpotensi memicu berbagai komplikasi dan bahkan kebutaan. Beberapa komplikasi yang bisa terjadi meliputi infeksi kornea kambuhan atau kronis, pembengkakan dan jaringan parut kornea, luka bernanah pada kornea, penurunan kemampuan melihat sementara atau permanen, serta kebutaan.

Penyebab Keratitis

Keratitis dapat disebabkan oleh infeksi virus, bakteri, jamur, ataupun parasit. Namun, penyebab keratitis tersering adalah akibat cedera dari kornea. Cedera kornea ini bisa karena pemakaian lensa kontak, goresan benda asing pada kornea, atau kontaminasi zat kimia, misalnya di kolam renang. Pemakaian lensa kontak adalah faktor utama yang dapat meningkatkan risiko terjadinya keratitis. Hal ini disebabkan antara lain karena lensa kontak yang kurang bersih, pemakaian yang terlalu lama, atau akibat cairan pembersih lensa yang terkontaminasi. Selain itu, kekurangan vitamin A, mata kering, paparan sinar matahari yang intens, dan penyakit autoimun juga dapat mengakibatkan keratitis.

Keratitis tidak menular selama penyebabnya bukan karena infeksi, kecuali bila terdapat infeksi sekunder pada keratitis yang awalnya non infeksi. Penularan bisa terjadi lewat tangan yang terkontaminasi kuman, misalnya setelah memegang benda yang terkontaminasi lalu memegang mata.

Terdapat faktor-faktor yang bisa memicu timbulnya keratitis. Di antaranya adalah sistem kekebalan tubuh yang menurun, misalnya karena menderita HIV/AIDS, tinggal di tempat yang lembap dan hangat, atau penggunaan tetes mata berisi kortikosteroid yang dapat memicu keratitis akibat infeksi atau bahkan memperparah keratitis yang telah diderita.

Pencegahan Keratitis

Keratitis termasuk penyakit yang bisa dihindari. Langkah-langkah sederhana yang bisa kita lakukan meliputi:

  • Jangan lupa untuk melepas lensa kontak sebelum tidur atau berenang.
  • Merawat lensa kontak secara rutin dan seksama, misalnya mencuci tangan sebelum membersihkan lensa kontak, menggunakan produk-produk pembersih steril khusus untuk lensa kontak, serta jangan membersihkan lensa kontak dengan cairan yang sudah dipakai.
  • Pastikan untuk mengganti lensa kontak sesuai batas waktunya.
  • Hindari penggunaan obat tetes mata berisi kortikosteroid, kecuali atas anjuran dokter.
  • Jangan lupa untuk mencuci tangan sebelum menyentuh mata atau bagian sekitarnya. Terutama jika Anda sedang menderita infeksi virus herpes karena dapat menyebabkan penularan terhadap diri sendiri.

Pengobatan Keratitis

Pengobatan yang diberikan pada tiap pasien keratitis berbeda-beda berdasarkan penyebab, tingkat keparahan, serta kondisi kesehatan pasien secara menyeluruh.

Keratitis non infeksi yang disebabkan cedera ringan, seperti tergores lensa kontak, biasanya bisa sembuh sendiri. Namun bila mengganggu, dokter dapat memberikan obat dan menganjurkan pemakaian penutup mata hingga kondisi mata membaik.

Lain halnya dengan penyakit mata keratitis yang disebabkan oleh infeksi. Jenis keratitis ini umumnya membutuhkan pemberian obat-obatan, yaitu:

  • Obat antivirus. Obat ini bisa digunakan untuk menangani keratitis yang disebabkan oleh herpes simplex atau herpes zoster.
  • Obat antibiotik. Obat ini digunakan untuk menangani keratitis yang disebabkan oleh infeksi bakteri.
  • Obat antijamur. Obat ini digunakan untuk mengatasi keratitis akibat infeksi jamur.

Sebagian besar obat tersebut berbentuk tetes mata. Namun, jika dibutuhkan, dokter juga dapat memberikan obat dalam bentuk tablet untuk mengatasi infeksi akibat virus, bakteri, atau jamur.

Penyakit Mata Keratitis

Posted in Uncategorized | Tagged , , , , , , , , , , , , | Leave a comment